10 hal yang perlu Anda ketahui tentang Nyeri dalam Persalinan

Masih membahas tentang nyeri, karena hingga saat ini, bahkan hingga tadi pagi saat saya bertanya dengan klien saya di kelas Gentle Birth Preparation tentang apa yang dia takutkan saat menghadapi proses persalinan, jawabannya adalah TAKUT SAKIT/NYERI. Nah di artikel ini saya akan membahas tentang beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui tentang nyeri/sakit dalam proses persalinan:

 

  1. Nyeri/sakit dalam proses persalinan itu berguna

Nyeri/Sakit dalam bahasa inggris di sebut PAIN. Ternyata ada singkatannya lho
P : Purposeful = Ny9aaf9a849b5d383cec3cb16b9fa438c1eri yang hadir sebenarnya mempunyai tujuan yang positif yaitu melahirkan bayi Anda

A : Anticipated = Nyeri yang hadir dapat dipersiapkan atau mempersiapkan apa yang akan terjadi

I : Intermittent = Rasa nyeri di dalam proses persalinan dirancang untuk berpola intermitten, sehingga memiliki waktu istirahat. Dan terjadi tidak terus menerus. Namun selalu ada jeda.

N : Normal = Nyeri persalinan yang ada dan dirasakan itu adalah NORMAL, tidak perlu di takuti ataupun di hindari. Yang Anda perlukan adalah di NIKMATI.

 

  1. Nyeri persalinan dapat mengikuti pola ketakutan-ketegangan-rasa sakit (fear-tension-pain cycle) atau siklus percaya diri- relaksasi-kenyamanan (confidance-relaxation-comfort cycle) tergantung pada apa yang Anda lakukan untuk mempersiapkan persalinan Anda.
    c10249406c01c156791459d4c8e4ab6c

crccycle

  1. Nyeri persalinan harus dibangun pada pemahaman bahwa proses persalinan bisa saja terasa menyakitkan. Rasa menyakitkan ini datang dalam berbagai bentuk dan dalam banyak hal, Anda memiliki kemampuan alami dan belajar untuk memenuhi tantangan ini. Jika Anda belajar bagaimana Anda mengatasi rasa sakit ini dan bagaimana Anda akan berurusan dengan rasa sakit, maka Anda memiliki kesadaran untuk menjadi sangat aktif dalam upaya untuk mengatasinya. Jika ada sesuatu yang tiba-tiba merubah rasa nyeri biasa menjadi rasa nyeri yang tidak biasa atau berbeda, maka Anda dapat berkomunikasi dengan bidan atau dokter Anda.
  2. Nyeri persalinan adalah sesuatu yang positif, sebuah upaya aktif, dan sebuah proses alami, bukan karena ada sesuatu yang rusak. Karena itu Anda tidak perlu mengatakan kepada diri sendiri cerita tentang rasa sakit. Contoh “oh ini benar-benar sakit saya tidak bakalan tahan”. Karea Hal ini justru dapat menyebabkan Anda merasa menderita. Penderitaan adalah di mana Anda ‘tidak mampu mengelola’ apa yang terjadi. Tidak ada yang ingin menderita dalam proses kelahiran.
  3. Nyeri persalinan dapat memandu Anda selama proses kelahiran. Anda dapat menggganti posisi, menggunakan relaksasi dan mencari serta melakukan berbagai tindakan atau upaya untuk membuat ini menjadi terasa lebih nyaman.
  4. Nyeri persalinan dapat bervariasi dan sangat unik antara wanita satu dengan wanita lainnya. Nyeri persalinan awal mungkin merasa seperti nyeri haid, kram atau sakit di area symphisis pubis (jika bayi posterior). Rasa ini akan meningkat durasi dan frekuensinya serta intervalnya sebagai tanda kemajuan proses persalinan. Bahkan nyeri tersebut bisa berubah menjadi rasa kelegaan ketika sang ibu merasa ingin mengejan. Setiap ada rasa ingin mengejan dan ibu tersebut mengejan, yang dirasakan bisa jadi sudah bukan nyeri lagi namun berubah menjadi rasa puas.
  5. Nyeri pada proses persalinan dapat dialami secara berbeda tergantung pada siapa yang mendampingi proses persalinan Anda. circle of stressDalam buku berjudul Birth Wise, penulis Penny Armstrong dan Sheryl Feldman menjelaskan bahwa ibu bersalin yang diperlakukan dengan baik oleh bidan, kemudian dia di hargai, di hormati dan di asuh dengan kelembutan dan cinta kasih ternyata mereka akan melahirkan dengan lebih mudah dan merasa lebih nyaman. Sebaliknya, ketika ibu bersalin tersebut ditantang oleh bidan mereka, di kendalikan dan diperlakukan acuh tak acuh, maka mereka akan memiliki lebih banyak masalah dengan dengan proses persalinan mereka, bahkan mereka akan merasa lebih nyeri saat melahirkan.
  6. Nyeri persalinan yang dianggap telah menjadi “penderitaan” dapat dibantu dengan penggunaan intervensi dengan pain-free-labour-17-copybijaksana dan penuh kasih.
    Epidural dapat memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan tetapi akan mengganggu produksi oksitosin dan kemampuan alami tubuh Anda untuk mengetahui apa yang harus dilakukan. Jadi tetap saja intervensi yang akan di berikan , seyogyanya diberikan dengan bijaksana.
  7. Nyeri persalinan dibagi dengan pasangan Anda -bayi Anda. Bayi Anda juga mengalami persalinan bersama dengan Anda. Berikut juga pasangan Anda.
  8. Nyeri persalinan adalah subjek kontroversial dan telah menjadi sesuatu yang “dipolitikkan dan di bisniskan” di negara kita dan di seluruh dunia. Karena pemikiran nyeri bisa menakutkan dan merupakan sesuatu yang ingin kita hindari ada telah menjadi dan menciptakan budaya ketakutan dan pencegahan. Sehingga banyak sekali orang yang melahirkan “based on Fear” bukan “based on Love”. Hak-hak dasar perempuan telah dilupakan dalam sistem medikalisasi saat melahirkan.

Silahkan baca disini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *