Bagaimana cara mengobatinya?

Pengobatan bell’s palsy dilakukan oleh fisioterapis. Anda sangat tidak dianjurkan untuk mencoba latihan-latihan wajah yang Anda temukan di Internet tanpa pengawasan ahli. Anda juga tidak dianjurkan untuk menggunakan stimulasi elektrik karena saraf Anda masih dalam tahap pemulihan dan over-stimulasi justru dapat menyebabkan komplikasi seperti synkinesis.

Mengapa ibu hamil lebih rentan terkena Bell’s Palsy?

Ibu hamil lebih rentan untuk terkena Bell’s palsy. Seringkali kondisi ini menyerang di trimester ketiga dan awal pasca melahirkan. Para peneliti berspekulasi bahwa preeklampsia atau tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menjadi penyebab Bell’s Palsy dalam kehamilan. Ditambah lagi, HELLP syndrome (haemolysis, tingginya enzim hati,dan rendahnya trombosit) juga diduga dapat menjadi penyebab Bell’s Palsy.

Namun apakah jika Anda tidak terkena HELLP atau preeklampsia Anda tetap dapat terkena Bell’s palsy?

Jawabannya adalah “ya”. Beberapa teori mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan karena saat Anda hamil, kandungan air di tubuh meningkat, menyebabkan pembengkaan dan penekanan pada saraf wajah. Selain itu, pada semester tiga, sistem daya tahan tubuh melemah, membuat Anda lebih rentan untuk terkena virus. Perubahan hormon seperti meningkatnya hormon kortisol dan perubahan produksi hormon esterogen dan progesteron juga diduga dapat menjadi salah satu faktor terjadinya Bell’s palsy.

Apa efek Bell’s Palsy dalam kehamilan?

Efek Bell’s palsy dalam kehamilan sama seperti efek Bell’s palsy pada umumnya, meliputi ketidakmampuan untuk menutup atau mengedipkan mata, kesusahan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman, dan kesusahan berbicara secara jelas.

Apa yang dapat dilakukan provider Anda?

Berikut ini adalah beberapa hal yang akan dilakukan oleh provider Anda:

  • Menentukan apakah pengobatan kortikosteroid cocok untuk Anda, hal ini sangatlah tergantung dengan riwayat medis Anda. Kortikosteroid secara historis telah digunakan dengan aman dalam kehamilan untuk kondisi pernapasan, seperti asma, dan kondisi dermatologis.
  • Memberikan resep obat tetes mata bebas pengawet untuk penggunaan rutin di siang hari dan salep yang lebih tebal untuk digunakan di malam hari.
  • Menjelaskan bagaimana cara memplester mata saat Anda tidur

Apa yang dapat dilakukan orang-orang terdekat Anda?