Tanyakan ke provider Anda apakah ada limit waktu untuk persalinan pada. Lihat apa yang dia rasa dapat mengganggu jalannya proses persalinan normal.

Pergilah ke beberapa tempat bersalin. Catat perbedaan mereka dan tanyakan mengenai tingkat operasi cesar, VBAC, dan lain sebagainya.

Sadari hak hak Anda sebagai ibu hamil.

Temukan orang yang dapat mendukung Anda dalam persalinan. Wwancarai lebih dari satu orang. Artikel penelitian kesehatan yang terbaru menunjukkan bahwa dukungan persalinan dapat menurunkan resiko cesar secara signifikan.

Pastikan bahwa Anda dan bayi Anda sehat dengan menkonsumsi makanan makanan yang seimbang dan bergizi.

Jika bayi Anda sungsang, tanyakan provider Anda tentang penyesuaian chiropractic yang disebut teknik Webster, latihan untuk mengoptimalkan posisi bayi, versi dari luar (memutar bayi dengan tangan), dan persalinan bayi sungsang. Anda mungkin ingin mendengar pendapat orang lain.

Jika dulu Anda pernah melahirkan secara cesar, pertimbangkan VBAC. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist, VBAC lebih aman daripada operasi cesar yang berulang ulang dan sekitar 80% wanita yang pernah melahirkan secara cesar dapat melahirkan dengan normal pada persalinan setelahnya.

Saat Persalinan

Tetap dirumah selama yang Anda bisa.

Melahirkanlah di posisi yang paling nyaman untuk Anda.

Konsumsi makanan dan minuman ringan, terutama di awal persalinan, untuk menyediakan energy.

Hindari penggunaan Pitocin (Oxytocin buatan)  jika persalinan berlangsung lama. Sebagai alternatif, Anda mungkin ingin mencoba untuk merangsang putting susu.

Jika air ketuban Anda pecah, hanya lakukan pemeriksaan dalam jika ada indikasi medis yang jelas. Resiko infeksi akan meningkat di setiap pemeriksaan. Diskusikan dengan provider Anda tentang bagaimana memantau tanda tanda infeksi.

Usulkan EFM (Electronic Fetal Monitoring) secara berselang atau gunakan fetoscope. Penelitian medis menunjukkan bahwa EFM secara terus menerus dapat meningkatkan resiko cesar tanpa adanya peningkatan hasil akhir untuk bayi Anda.

Hindari epidural, jika memungkinkan. Penelitian medis menunjukkan bahwa epidural dapat memperlambat proses persalinan dan menyebabkan berbagai komplikasi untuk ibu dan bayi.

Jika anda mendapatkan epidural dan kesulitan dalam mengejan, mintalah untuk beristirahat dalam mengejan sampai efek dari epidural tersebut agak menghilang, lalu lanjutkan mengejan.