Sabtu malam, saya dan suami keluar sebentar ke salah satu toko di komplek Perumahan kami  membeli bekal makanan untuk perjalanan suami pulang ke Purwakarta besok.Sesampai di rumah, jam 8 malam saya menemukan ada bercak lendir darah di CD saya.Saya pun kemudian berpikir, apakah ini tanda2 persalinan yang selama ini saya pelajari?

Saya menelpon mbak Yesie, menanyakan tanda2 yang saya dapatkan.Mbak Yesie menyarankan saya untuk tetap rileks, tetap makan dan minum dan tidur untuk saving energy.Saya mengutarakan niat saya kembali untuk melahirkan di Bidan Kita Klaten kepada kedua orang tua saya.Rupanya saya mendapat kabar buruk.Kali Putih yang merupakan jalur transportasi Magelang-Jogja-Klaten banjir lahar dingin Merapi.Selain itu mobil di rumah rusak dan tidak ada yang berani mengantar saya ke Klaten.Harapan saya pupus sudah untuk melahirkan nyaman di Bidan Kita.Namun saya tetap berusaha rileks dan kedua ortu menyarankan saya untuk dibawa ke klinik bidan terdekat dari rumah saya.Sampai di sana saya di VT (periksa dalam) dan ternyata masih fase laten.Ibu bidan muda tersebut /asisten bidan senior menyarankan saya untuk pulang dulu untuk kemudian datang besok pagi /Subuh.

Selama malam itu, saya tidak bisa tidur dengan nyenyak karena kontraksi rahim yang cukup intensif dengan selisih waktu sekitar 5 menit dan durasi 1 menit.Saya terus buka FB, gugling di web, baca di artikel  tentang tanda2 persalinan dan bagaimana mengatasinya.

Paginya,jam 6 saya kembali ke klinik bidan dekat rumah saya dan saya di VT.Ternyata masih pembukaan 1, ibu bidan senior mengatakan perkiraan lahir anak saya kalau tidak nanti malam ya besok pagi.Bidan menyuruh saya untuk pulang lagi dan  menyarankan saya untuk datang kembali kalau durasi kontraksi sudah sekian menit.Tapi saya malah bingung bagaimana menghitungnya..hehe..

Jam 7 pagi mbak Yesie menelpon  menanyakan bagaimana keadaan saya.Saya mohon maaf ke mbak Yesie  tidak bisa berangkat ke Klaten karena mobil rusak dan tidak ada yang bisa mengantar.Mbak Yesie menawari saya untuk dijemput Pak Hendro suaminya dari Klaten ke Magelang.Saya sangat gembira dan setuju.