Rasa sakit merupakan bagian dari rancangan alam semesta

Sensasi itu penting! Rasa sakit yang Anda rasakan pada proses persalinan normal dapat membantu Anda untuk menemukan cara yang tepat untuk mengantarkan bayi Anda ke dunia. Rasa sakit ini dapat memberi tahu Anda kapan Anda harus mengganti posisi sehingga bayi Anda dapat turun ke jalan lahir. Selain itu rasa sakit juga dapat membantu Anda untuk mengetahui kapan Anda harus mengejan, bagaimana cara mengejan, dan kapan untuk berhenti mengejan untuk menghindari robekan.

Anda dapat mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan dengan mengganti posisi Anda, melakukan teknik pernapasan yang benar, meditasi, atau mendengarkan lagu yang dapat membuat Anda lebih rileks. Namun, hormon yang mempunyai peran terbesar dalam proses persalinan adalah hormon endorphin. Dalam proses persalinan, oksitosin menimbulkan kontraksi dan tubuh Anda akan mulai mengeluarkan hormon endorphin untuk membantu meredakan rasa sakit. Hormon oksitosin membantu seorang ibu untuk berada di fase meditative dan menemukan cara apa yang dapat bekerja paling baik untuknya.

Intervensi seperti epidural dan Pitocin mengganggu proses alami ini dan dapat mencegah Anda untuk memasuki fase meditatif sehingga Anda tidak bisa mendapatkan manfaat penuh dari hormon endorphin yang dikeluarkan tubuhmu. Hal ini dapat membuat Anda merasakan rasa sakit yang lebih sakit, ketidaknyamanan, atau kecemasan. Terkadang epidural dapat mencegah Anda untuk mengejan (ibu yang mati rasa tidak dapat mengejan secara efektif) sehingga persalinan Anda akan berlangsung lebih lama dan Anda akan dipenuhi dengan rasa sakit dan pada saat itu tidak ada endorphin untuk membantu. Bagitu juga dengan Pitocin, ketika Pitocin membuat kontraksi Anda lebih kuat, tubuh Anda tidak didukung dengan penghilang rasa sakit alami yang ada di dalam tubuhmu.

Melahirkan normal merupakan cara ter-aman dan ter-sehat untuk bayi Anda 

Bayi Anda mendapatkan manfaat yang besar ketika Anda melahirkan secara normal. Berikut ini penjelasanya:

Melahirkan secara caesar

Bayi yang dilahirkan secara normal mendapat lebih banyak microbiome, jarang terkena alergi, dan mempunyai resiko obesitas, diabetes, dan asma yang lebih rendah nantinya.