ASI adalah makanan yang terbaik untuk Bayi kita, ketika seorang wanita produksi ASi-nya berkurang padahal Ia masih ingin menyusukan ASI nya pada buah hatinya, maka berbagai upaya akan Ia lakukan. Dan ternyata dengan berlatih YOGA, ASI Anda dapat menjadi lebih lancer lho!

 

Ny A.R (28th) seorang ibu dari bayi permpuan berumur 4 bulan, datang dengan keluhan produksi ASI nya berkurang. Selain mengikuti relaksasi hypnobreastfeeding di Bidan Kita, dia saya ajarin beberapa gerakan dan pose yoga. Ternyata seminggu kemudia Ia mengatakan bahwa terjadi perubahan positif yaitu ASi nya semakin banyak dan semakin lancar.

Sebelum nya, pertama saya ingin memberikan beberapa pedoman yang sangat umum untuk yoga postpartum. Setelah melahirkan, latihan yoga harus dilakukan secara bertahap. Anda perlu istirahat di minggu-minggu setelah melahirkan karena organ reproduksi dan sistem endokrin yang dalam proses kembali ke kondisi semula sebelum kehamilan. Terlalu banyak kegiatan mungkin tidak menyebabkan masalah secara langsung, tetapi kemudian, Anda bisa menderita sakit di tubuh, rahim dan organ.

Empat minggu setelah melahirkan per vagina (melahirkan normal), ibu baru dapat mulai mempraktekkan beberapa asana restoratif sederhana. Kemudian, tergantung pada batas-batas, pengalaman kemampuan dan kekuatan, Anda dapat menambahkan beberapa pose lagi di minggu kelima dan beberapa pose lagi pada minggu keenam. Pikirkan mengencangkan diri Anda secara perlahan. Mulailah melakukan beberapa pose dengan lembut dan hati-hati .

Pada bulan ketiga Anda akan memiliki kembali bentuk asli Anda dan kekuatan organ-organ Anda semakin pulih dan kelelahan pasca-melahirkan akan hilang. Anda sekarang dapat mulai untuk menggabungkan praktek yoga atau latihan pose yoga dengan lebih bervariasi.

PAYUDARA, MAKAN DAN YOGA

Produksi susu sangat dipengaruhi oleh fungsi endokrin – bukan hanya factor mekanis saja. Oleh karena itu, penting untuk Anda tentang cara latihan asana dan pranayama yang dapat mempengaruhi sistem kelenjar tubuh.

Makanan dengan gizi yang seimbang dan kondisi pencernaan yang baik, istirahat yang cukup, dan tubuh dan pikiran yang santai tidak hanya baik bagi Anda, tetapi juga untuk bayi Anda. Jika Anda gelisah dan jengkel, Anda tidak dapat memberikan kualitas susu yang terbaik dan bergizi tinggi. Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi ASI Anda termasuk makanan yang membentuk atau merangsang terbentuknya gas dan kondisi seperti sembelit, dingin, batuk, dan demam.