SONY DSC

Bayangkan Anda bersalin tanpa rasa takut….. bayangkan anda dan janin anda bekerja sama secara harmoni, damai dan tenang … suara pendamping anda membuat anda lebih tenang dan yakin bahwa anda bisa melampaui semua proses ini dengan nyaman. Hypno- birthing adalah cara sederhana dan mudah untuk menciptakan proses persalinan yang nyaman dan mampu menciptakan harmonisasi hormone-hormon di dalam tubuh yang memungkinkan otot-otot untuk rileks begitu dalam sehingga proses persalinan berlangsung nyaman dan lancar.

Relaksasi adalah teknik untuk mencapai kondisi rileks. Metode relaksasi hypno-birthing akan sangat bemanfaat bagi mereka selama proses melahirkan. Pada saat ibu hamil beristirahat dalam keadaan duduk atau terbaring rileks, otot-otot dinding perut dan rahim juga dalam keadaan rileks. Ini akan meningkatkan aliran darah ke rahim dan meningkatkan jumlah oksigen dan zat-zat gizi yang dibutuhkan bayi. Selain itu, akan memberikan bayi lebih banyak ruang gerak. Umumnya bayi akan mengetahui hal ini dan menyukainya.

Menurut penelitian, wanita yang mengikuti kelas relaksasi sebelum dan selama hamil, mengalami lebih sedikit komplikasi dan lebih kecil risikonya melahirkan bayi dengan berat badan rendah dibandingkan dengan ibu yang tidak terbiasa relaksasi secara teratur selama kehamilannya relaksasi adalah suatu kondisi istirahatnya jiwa raga. Untuk mengetahui apakah calon ibu sudah relaks atau belum, salah satunya dapat menggunakan pemeriksaan EEG (Electro Ensepahalo Grafi). Dalam pemeriksaan tersebut akan terlihat perbedaan irama otak pada saat otak bekerja (kondisi beta) di atas 12 Hz perdetik, sedangkan otak pada saat istirahat (kondisi alfa) 8-12 Hz perdetik.

Berikut ini Tahapan Relaksasi yang dapat dilakukan:

1. Siapkan ruangan yang tenang dan nyaman dengan lampu redup, putar gunakan musik yang tenang.

2. Relaksasi otot.

Otot adalah bagian yang paling luas di tubuh manusia dan banyak digunakan untuk beraktivitas. Pada saat kita berpikir, yang seharusnya menggunakan kemampuan otak saja, otot juga ikut berpikir alias mengalami ketegangan. Awalnya rasakan ketegangan otot mulai dari telapak kaki sampai ke wajah. Rasakan beberapa saat kemudian lepaskan ketegangan sambil mengendurkan seluruh otot, mulai dari wajah sampai telapak kaki.