Untuk dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan pada bayi, endorphin dan oksitosin muncul membantu meringankan rasa sakit atau lelah dan meningkatkan rasa nyaman bayi.

  • Memacu perkembangan otak dan sistem saraf

Stimulasi yang diberikan pada kulit bayi akan memacu proses myelinasi/ penyempurnaan otak dan system saraf sehingga dapat meningkatkan komunikasi otak ke tubuh bayi akan keaktifan sel neuron. Myelinasi yang berlangsung lebih cepat ini memungkinkan otak bayi semakin terpaju untuk berfungsi sempurna dalam mengordinasi tubuh. Bayi lebih sigap dan lincah dalam menanggapi apa yangt dihadapinya.

  • Menstimulasi aktifitas nervus vagus untuk perbaikan pencernaan

Peristaltis adalah “semacam gelombang, kontraksi teratur saluran menuju lambung yang menggerakan bahan makanan agar dapat berproses dalam saluran pencernaan.” Pemijatan meningkatkan gerak peristaltis,sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa pemijatan dapat merangsang dan membantu perbaikan pencernaan.

  • Menstimulasi aktivitas nervus vagus untuk perbaikan pernapasan

Aktivitas serat-serat nervus vagus juga berpengaruh pada paru-paru. Pemijatan selama 20 menit yang dilakukan setiap malam pada anak-anak asma dapat menyebabkan ia bernapas dengan cara yang lebih baik. Ukuran keberhasilan napas ini ditunjukan dengan pembacaan grafik peningkatan aliran udara setiap hari yang semakin meningkat. Dengan demikian, dpat disimpulkan bahwa pemijatan dapat memperbaiki pernapasan.

  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Pemijatan memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan jumlah sel pembunuh alami. Sel pembunuh alami adalah sekelompok sel darah putih yang dapat membunuh beberapa jenis sel tumor. Kejadian ini diharapkan akan memiliki implikasi positif terutama bagi anak-anak yang menderita ancaman HIV atau kanker.

  • Pendidikan bagi bayi sejak dini mengenai perawatan tubuhnya

Hal ini terbentuk ketika ibu memijat bayi disertai dengan komunikasi, yaitu sambil tersenyum dan seolah berbicara dengan bayinya. Anda memijat bagian bagian badan bayi sambil mengatakan, “ini tangan adek, buat pegang mainan. Ini kaki adek, nanti buat main bola,” dan sebagainya sehingga si kecil merasa diajari mengenal bagian tubuh dan fungsinya. Anda juga dapat mengajarkan dengan cara menggerak-gerakkan bagian tubuh yang dipegangnya menirukan gerakan organ yang seharusnya, misal menggerakan kaki dengan gerakan kaki melangkah, membantu membuka telapak kedua tangan dan menirukan gerakan tepuk tangan.

  • Pemijatan meningkatan kepercayaan diri ibu dengan peran barunya sebagai ibu

Tidak semua ibu ketika melahirkan bayi akan langsung percaya diri untuk merawatnya. Ada rasa canggung, rasa takut, atau mungkin enggan untuk menyentuh lebih totalitas terhadapnya bayinya. Pemijatan dimaksudkan juga untuk melatih ibu agar lebih totalitas dalam berinteraksi dengan bayinya. Semakin sering sentuhan ibu yang dilakukan kepada bayi akan membuat ibu semakin yakin bahwa perannya sebagai seorang ibu sangat penting dan membanggakan. Ibu akan merasa semakin dekat dengan bayinya karena frekuensi kontak mata, kontak kulit, dan komunikasi semakin hari semakin meningkat.

  • Memudahkan orangtua untuk lebih mengenali dan waspada kepada bayinya

Pemijatan memungkinkan tangan anda meraba dan menyentuh ke seluruh tubuh bayi. Mata anda juga akan melihat seluruh bagian tubuh bayi. Sering kali pada bayi terdapat gejala atau tanda akan timbulnya penyakit sehingga bayi menjadi rewel. Ibu yang tidak pernah memijat bayinya tidak akan tahu apa yang terjadi pada bayinya karena ia kurang menguasai peta fisik bayi.

  • Pijat bayi adalah hiburan rekreatif

Pijat bayi adalah sarana hiburan yang menyenangkan bagi keluarga. Anggaplah anda sedang bersantai, bergembira, dan mencurahkan segala rasa bahagia kepada buah hati ketika sedang memijatnya. Tunjukan kepada anggota keluarga lain betapa anda berbahagia ketika memijat si kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here