Lakukanlah bimbingan bila ibu sudah merasakan adanya dorongan mengejan atau mulasnya sudah tak tahan, padahal belum tiba di sarana kesehatan (rumah bersalin atau rumah sakit). Berikan dukungan moril pada ibu yang hendak bersalin . Bimbinglah ibu untuk menarik napas panjang. Dan mengatur nafasnya. Dan usahakan posisi ibu tetap berada dalam posisi yang paling nyaman, nah posisi vertikal atau tegak akan sangat membantu memperlancar proses persalinan.

Anda dapat melihat beberapa perubahan yang terjadi di dalam tubuh ibu sebagai tanda bahwa pembukaan leher rahim sudah lengkap dan si ibu sudah siap untuk melahirkan, antara lain: anus yang terbuka, vulva juga membuka, serta ada dorongan untuk mengejan.

Saat mengetahui hal ini usahakan untuk support si ibu untuk mencari posisi yang paling nyaman biarkan di mengikuti instingnya dan irama tubuhnya. Siapkan minuman manis, beberapa handuk, kain juga air hangat dan waslap air hangat dan waslap ini bisa Anda gunakan untuk mengompres bagian perineum sang ibu supaya nyaman, aliran darah lebih lancar dan perineum lebih lentur. Usahakan selama proses persalinan ibu ditempatkan pada tempat yang luas dan tenang. Berilah alas agar cairan yang keluar tidak mengalir kemana-mana, juga agar ibu bisa beristirahat di sela kontraksi di tempat yang bersih dan nyaman. Jika tidak didapatkan ruangan yang luas (misalnya di dalam mobil), usahakan tempat tersebut tetap tenang dan berilah alas sebagai tempat ibu melahirkan (alas bisa berupa plastik, kertas, baju / jaket, dan lain sebagainya asal bersih).

Bagaimana dengan posisi ibu? Apapun posisinya cari yang paling nyaman untuk sang ibu, cari posisi yang membuat dia merasa “terhubung” ketika dia mengejan. Karena pada dasarnya rasanya seperti ketika Anda hendak BAB. Posisi vertikal adalah posisi yang paling baik, bisa dengan jongkok, duduk, nungging, bahkan berdiri. Asalkan siapkan diri Anda untuk tetap sigap dan bisa pengatur posisi yang paling nyaman saat menolong nanti.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Ketika si Ibu sudah mengejan dan kepala terlihat keluar dari bibir vagina dengan diameter 5 cm motivasi ibu untuk bernafas terengah-engah. Bahkan Anda pun bisa ikut bernafas bersamanya. Ini dilakukan untuk mengurangi rasa mengejan dnegan serta merta. Karena jika serta merta dilakukan bisa jadi perineum robek dan ini akan menyulitkan Anda, karena bisa mengakibatkan perdarahan. Nah ketika kepala sudah terlihat sebesar itu, Telapak tangan kanan penolong persalinan diletakan di atas kepala janin. Tujuannya, untuk membantu kepala tidak serta merta meluncur dengan cepat, juga untuk mencegah supaya kepala tak mendobrak vagina yang akan membuatnya robek tak beraturan. Kalau bisa, selama kepala meluncur keluar, telapak tangan kiri penolong juga menyokong daerah di sekitar perineum (antara vagina dan anus). Maksudnya, agar vagina tidak robek hingga ke anus (menggunakan waslap hangat tadi).