· Tepuklah di bagian punggung secara perlahan tapi kuat. Jangan terlalu lemah tapi tidak usah terlalu keras. Jangan menepuk di atas pantat atau di pundaknya karena percuma. Tepuklah di bagian tengah, di bawah iga kiri.

· Goyangkan tubuh bayi, bukan kakinya saat menyendawakan. Mirip menggoyangkan botol. Menggoyangkan sembarangan bisa membuat bayi sulit sendawa.

· Pegang selalu leher bayi. Jika tidak, bayi bisa mengalami risiko cidera.

3. Posisi Telungkup (lying face down on your lap)

panduan-audio-hypnofertility-ads

Telungkupkan bayi di pangkuan. Tepuk-tepuklah bagian punggungnya. Usahakan posisi dada lebih tinggi dari perutnya. Cara ini bisa dilakukan di boks atau ranjang si kecil. Selain membuat udara di perut keluar, posisi ini bisa membuat bayi lebih relaks

4. Metode Tick Tock

– Pegang bayi di bawah ketiaknya. Menahan/ menyangga pada bagian kepala dan leher bayi dengan jari .

– Biarkan kaki bayi menjuntai/mengayun-ayun dengan bebas.

– Pegang bayi sehingga menghadap sejajar dengan wajah ibu.

– Miringkan bayi anda dari samping ke samping dengan hati-hati/pelan-pelan.

– Buat suasana menyenangkan bagi bayi, misalnya dengan bersenandung : tick tock -tick tock…

– Gerakan metode tick tock ini akan membuat udara dari lambung bayi akan keluar melalui “sendawa”

– Saat bayi tampak akan bersendawa, pindahkan dari dari hadapan muka anda, terutama jika sendawa bayi disertai dengan air ludah.

TIPS saat menyendawakan bayi:

Ø Pertahankan posisi bayi tetap seperti ketika ibu menyendawakan dalam beberapa menit. Misal posisi pundak atau posisi duduk di pangkuan.

Ø Jika no 1 di atas tetap gagal, maka tidurkan bayi dengan posisi tengkurap diatas kasur yang tidak terlalu empuk. Alasi dengan kain halus dan bersih. jangan tinggalkan bayi sendirian, terutama jika bayi ibu masih newborn (<3bl)/ (leher belum cukup kuat).

Ø Jika bayi ibu bersendawa saat tengkurap, jangan lupa di cek apakan ada “gumoh”. Saat tidur tengkurap, bayi biasanya lebih banyak kentut.