Anda juga dapat meredakan sakit punggung yang Anda alami dengan kompres air hangat atau melakukan forward leaning position. Namun, jika setelah melakukan semua itu bayi Anda tetap “stuck” (hal ini juga dapat terjadi di semua posisi,bahkan OP). Maka intervensi seperti manual rotation (dimana provider memasukkan jarinya dan mencoba untuk memutar kepala bayi dengan jarinya) atau operasi caesar mungkin diperlukan.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Bayi OA juga tidak selalu menyakitkan, terutama jika ini persalinan kedua Anda, bayi Anda berukuran kecil atau sedang, dan Anda aktif bergerak. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga pola makan Anda saat kehamilan dan memberdayakan tubuh Anda.

Bagaimana cara mengetahui posisi bayi ?

Selain dengan USG, sebenarnya Anda dapat mengetahui posisi bayi dengan belly mapping atau dengan mengamati gerakan bayi. Anda dapat mengetahui bahwa bayi Anda berada di posisi OP jika Anda merasakan gerakan gerakan kecil tepat diatas tulang pubis Anda dan bukan tekanan dari kepala bayi. Gerakan gerakan kecil tersebut berasal dari jari jari keci sang bayi. Gerakan gerakan tersebut akan berpusat di perut bagian tengah atau bawah Anda, dekat dengan tulang pubis.

Jika Anda merasakan gerakan gerakan kecil tersebut jauh di kanan, di dekat pinggul, dan tendangan di atas kanan, tetapi tidak dekat bagian tengah dan tidak ada tendangan di bagian kiri, berarti bayi Anda berada di posisi Occiput Anterior (OA) atau Left Occiput Transverse (LOT – yang dapat dengan mudah berputar ke posisi OA) yang merupakan posisi bayi yang paling optimal saat melahirkan.

Bagaimana cara mencegah terjadinya posisi OP?

Cara utama adalah dengan memperbaiki postur dan berolahraga. Hindari posisi bersandar dan duduk denga panggul yang miring atau tidak sejajar (Tips – Anda dapat menggunakan birth ball untuk menjaga postur Anda). Selain itu saat tidur, cobalah untuk miring ke kanan atau ke kiri dengan satu kaki lurus dan satu kaki ditekuk 90 derajat dan disangga dengan guling yang lumayan keras, sehingga panggul Anda tetap terbuka. Anda juga dapat melakukan berbagai olahraga yang dapat menggoyangkan panggul sehingga memberikan ruang lebih di panggul Anda, seperti berenang, berjalan, atau yoga.