Refleks merupakan gerakan otomatis yang tidak dirancang oleh suatu organ atau bagian tubuh yang terkena rangsangan dari luar. Agar refleks ini terjadi, ibu harus santai dan merasakan adanya rangsangan yang tepat. Bila ibu dipengaruhi ketegangan, rasa cemas, takut dan kebingungan, air susunya tidak akan turun dari alveoli (sekelompok bulatan di cabang-cabang saluran air susu) menuju puting. Jadi, tidak sekadar persiapan fisik saja, tapi persiapan mental dan emosional pun tidak boleh diabaikan calon ibu dan pasangannya.

Persiapkan sejak dini dalam rangka meraih keberhasilan menyusui. Perlu percaya diri. Faktor paling efektif agar sukses menyusui adalah memupuk kepercayaan diri sang ibu bahwa ia pasti bisa menyusui. Itulah sebabnya seorang ibu yang berkeinginan kuat untuk menyusui akan lebih berhasil usahanya ketimbang ibu yang dari semula enggan menyusui bayinya dan kerap cemas tidak menentu. Hal yang sangat positif jika sang ibu dan suami membekali diri dengan pengetahuan tentang liku-liku menyusui. Secara psikologis, si ibu akan merasa lebih siap dalam melewati masa sulit jika mungkin terjadi pada saat menyusui.