Saat itu saya begitu penasaran dengan perjalanan kehamilan dan proses persalinan saya, karena 2 bulan setelah melahirkan saya melanjutkan kuliah di kebidanan, dan saya bertemu dengan dr Lilik SPOG yang saat itu beliaulah yang memeriksa saya dan menyatakan saya sudah pembukaan 7cm, saya bertanya kepada beliau dan beliau menyatakan kemungkinan saya mengalami kelainan yaitu serviks inkopenten dimana otot dan serabut di serviks kurang dari normal sehingga mudah sekali membuka, namun saat saya baca lagi di berbagai sumber, jika saya mengalami serviks inkopeten, kemungkinan saya harus pasang ring (semacam) cincin untuk menahan serviks agar tetap tertutup, dan kemungkinan besar saya tidak bisa memakai kontrasepsi IUD karena kelainan itu. Tapi kenyataannya saya tetap pakai IUD dan tidak pernah ada masalah dengan serviks saya (Atau mungkin tingkatan serviks inkopeten yang saya derita tidak terlalu parah mungkin? Bisa jadi demikian)

Nah lalu apa hubungannya dengan spinkter law dalam judul artikel ini dengan kasus saya?

Hingga saat ini tentang seputar serviks, saya masih belajar dan belajar, sampai saya menemukan buku karya Ina May Gaskin yang berjudul “Spiritual Midwifery” dan dalam buku itu membahas tentang serviks.

 

panduan-audio-hypnofertility-ads

 

Begini bahasannya:

Suatu hari Ina mendampingi klien yang sedang bersalin, dan saat itu menurut hasil pemeriksaanya serviks sudah membuka sekitar 7 cm. Namun karena sang ibu kesakitan dan cemas berlebihan, maka kondisi janinnya tidak menunjukkan tanda yang baik dan mengharuskan Ina untuk merujuk ke RS agar dilakukan tindakan lebih lanjut. Dan apa yang terjadi? Ketika di RS, dan Ina melakukan pemeriksaan dalam kembali ternyata serviks si ibu tersebut baru membuka 4 cm!! Artinya bahwa ada penurunan pembukaan serviks dari 7 cm ke 4 cm.

Heran memang tapi ini benar-benar terjadi!

Ketika dilakukan evaluasi, ternyata memang secara fisiologis, ketika seorang ibu merasa takut, terancam, terintimidasi atau marah atau merasakan emosi negatif lainnya atau bahkan kesakitan sehingga dia merasa takut dan tegang, ternyata hal-hal semacam itu membuat tubuh bereaksi salah satunya adalah menutup kembali atau mengencangkan spinkter di dalam tubuhnya. Dan otot serviks termasuk otot spinkter sama seperti Anus, sama seperti otot polos pada usus dan jantung. Spinkter artinya seperti ring (cincin) yang bisa mengerut dan melonggar.