Aku Ingin Perineumku UTUH – Part -2

seperti yang sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya di : http://www.bidankita.com/aku-ingin-perineumku-utuh-part-1/

di part-2 ini saya akan membahas upaya upaya lain yang bisa dilakukan untuk menghindari robekan pada perineum.

nah kali ini saya akan membahas upaya pencegahan robekan perineum dari dalam tubuh ke luar tubuh

upaya dari dalam tubuh

seperti kita ketahui, ada pepatah You Are What You Eat. berikut ini

ada beberapa tambahan makanan yang mungkin bisa membantu untuk mencegah robekan perineum (dan memperbaiki kulit Anda dan kesehatan secara umum):
1. Lemak Sehat (Healthy Fat)

Awal tahun ini, peneliti di Jepang menerbitkan temuan mereka: “Association of dietary fat, vegetables and antioxidant micronutrients with skin ageing in Japanese women”(Sumber). Studi ini juga menemukan bahwa  dengan menambahkan asupan sayuran hijau dan kuning maka kulit menjadi jauh lebih sehat.  Jika Anda akan mengkonsumsi lemak hewan, usahakan yang organik. untuk tanaman sumber lemak sehat antara lain: minyak zaitun, minyak kelapa, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi dengan minyak ikan secara signifikan dapat meningkatkan elastisitas kulit (sumber). Teratur mengkonsumsi ikan berlemak seperti salmon juga akan meningkatkan tingkat omega-3 Anda. tanaman sumber asam lemak omega-3 termasuk biji rami, biji chia, biji labu, dan kenari.

Hindari: lemak olahan , lemak trans, dan setiap minyak yang mudah tengik minyak nabati, minyak jagung, minyak kedelai, minyak safflower, dll Hydrogenated dan minyak tengik dapat menyebabkan kerusakan radikal bebas yang akan mengurangi kesehatan dan elastisitas kulit Anda.

2. Vitamin C

“(Vitamin) C  adalah Collagen,” kata Allison Tannis dalam bukunya.  Vitamin C telah terbukti untuk merangsang produksi kolagen (sumber). sehingga di duga dengan meningkatkan asupan vitamin C akan membuat kulit perineum Anda  lebih sehat dan kuat untuk menghindari trauma.

Apa sumber makanan terbaik dari vitamin C? Pepaya, paprika merah, brokoli, kubis dan stroberi.

3. Cysteine

Cysteine adalah asam amino serta antioksidan kuat. Mempromosikan elastisitas kulit yang sehat dan diperlukan untuk perbaikan kulit. Sebagian besar sumber makanan yang mengandung Cysteine adalah produk hewani (daging, unggas, telur,  yoghurt, dll), tetapi ada sumber tanaman (paprika merah, bawang putih, bawang merah, brokoli, kubis Brussel, gandum, granola, gandum ) (sumber). Tubuh kita sebenarnya akan menghasilkan Cysteine sendiri selama cukup metionin (asam amino lain) tersedia. Sumber yang baik dari metionin termasuk telur, ikan, biji wijen, kacang brazil, protein kedelai, keju parmesan, daging, dan biji-bijian sereal (lihat lebih lanjut di sini).

 

4. Evening Primrose Oil

Sebuah studi 2005 menemukan bahwa orang dewasa mengambil kapsul minyak evening primrose selama dua belas minggu telah meningkat secara signifikan elastisitas kulit, kelembaban, kekuatan, dan ketahanan  (sumber). untuk pemberian EPO, akan lebih bijaksana untuk mengkonsumsi mulai ke-37 kehamilan dan harus berkonsultasi dengan bidan atau dokter Anda.

selain ke 4 poin di atas, bisa juga Anda mengkonsumsi:penambahan makanan lain yang dapat meningkatkan kekuatan dan elastisitas perineum Anda seperti

Silika-memperkuat kulit dan mempromosikan elastisitas dan penyembuhan luka. Sumber makanan: biji-bijian, sayuran hijau gelap, daun bawang, kacang hijau, , stroberi, mentimun, mangga, seledri, asparagus. Bisa juga dengan mengkonsumsi Homeopathy silica biasanya di berikan 2 minggu sebelum HPL)
Selenium-mempromosikan elastisitas kulit dan mencegah kerusakan sel radikal bebas. Sumber makanan: kacang brazil adalah sumber yang paling ampuh , bibit gandum, ikan, bawang putih, telur, beras merah, dan roti gandum.Bisa juga mengkonsumsi Homeopathy
Vitamin E-mjuga meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan dan mempercepat penyembuhan luka. Sumber makanan: biji bunga matahari, almond, zaitun, pepaya, dan sayuran hijau gelap.

sedangkan upaya lain untuk menghindari robekan perineum :

  • Pilih bidan, atau dokter yang tidak melakukan episiotomi sebagai prosedur rutin.
  • Berolahraga secara teratur, kegel bisa menjadi pilihan
  • Hindari posisi terlentang saat mengejan. Penelitian sudah sangat sangat jelas menunjukkan bahwa ini adalah posisi terburuk untuk melahirkan bayi yaitu terlentang dengan kaki terbentang lebar, kaki di sanggurdi (sumber). Jika Anda ingin memaksimalkan peluang Anda untuk terhindar dari robekan perineum, jangan biarkan SOP (Standart Operating Procedures) di Layanan kesehatan memaksa Anda. Pastikan bidan atau dokter Anda tahu niat Anda dan mengijinkan Anda melahirkan dengan posisi jongkok, merangkak, duduk, maupun miring.
  • Gunakan intuisi anda saat mengejan dan lakukan dengan lembut. karena pada dasarnya pada saat mengejan, begitu kepala bayi Anda hendak crowning, maka kontraksi pasti berhenti dan disinilah kepala bayi Anda di ijinkan untuk memassage atau memijat perineum ibunya agar meregang dengan pelan dan lembut. saat inilah sang ibu harus menguasai nafas dan dirinya. jangan mengejan serta merta
  • Kompres Hangat , berikan dan lakukan pada saat proses mengejan apalagi pada saat kepala crowning. karena ini akan membantu peredaran darah di perineum menjadi lebih lancar
  • Waterbirth ==> ini juga terbukti menghindari robekan perineum. namun sayangnya di Indonesia waterbirth masih sangat kontroversi. jadi saya tidak akan membahas dulu ya?
  • Optimalisasi posisi janin. posisi kepala janin juga akan sangat berpengaruh dengan resiko robekan perineum. untuk itu upayakan posisi janin optimal.

selamat mencoba

salam hangat

Yesie