Berbagai Pilihan Tuk Ubah Posisi Sungsang menjadi Letak Kepala

Dalam 1 bulan terakhir ini, ada beberapa ibu hamil yang datang ke Bidan Kita untuk berupaya mengatasi keluhannya yaitu posisi janin mereka yang SUNGSANG.

Rata rata dari mereka dengan umur kehamilan di atas 34 minggu yang menurut dokter yang merawat mereka, bahwa bisa dipastikan harus melahirkan melalui operasi sesar karena posisi sungsang tersebut, menurut mereka tidak mungkin bisa di perbaiki atau di koreksi.

Ada klien yang datang dari Klaten sendiri, namun banyak juga yang datang dari Jogja, Solo, Sukoharjo, Bolyolali, bahkan Temanggung.

Ada banyak alasan mengapa posisi bayi sungsang antara lain: alasan emosional, tali pusat yang pendek, adanya kelainan bentuk/anatomi pada rahim, ligamentum ibu yang terlalu ketat dan kuat atau torsi otot, subluxation tulang ibu, posisi penanaman plasenta , otot perut ibu yang terlalu ketat dan tegang, tingkat/volume cairan ketuban (berlebihan maupun terlalu sedikit), atau riwayat keluarga ibu dimana mempunyai riwayat sungsang. Dan semua bisa memainkan peran disini.

Pada jaman dahulu, sebelum tahun 80-an hingga 90-an, masih banyak ibu yang bisa melahirkan normal walaupun posisi bayinya sungsang. Namun saat ini sebagian besar dokter atau bidan yang dinas di rumah sakit akan menjadwalkan untuk melakukan operasi caesar pada umur kehamilan antara 37-39 minggu

Walaupun sebenarnya ada beberapa pilihan yang dapat Anda ambil ketika Anda mengalami kehamilan sungsang ini:

  1. Untuk memilih melakukan operasi caesar yang direncanakan
  2. Untuk berusaha mengubah posisi bayi yang sungsang menjadi letak kepala (vertex)
  3. Untuk mencari dan berdiskusi dengan tenaga kesehatan yang mampu dan mau memfasilitasi Anda untuk bisa melahirkan normal walaupun posisi bayi Anda sungsang.
  4. Untuk tetap menunggu hingga tanda persalinan ada sebelum memeriksa untuk melihat bagaimana perkembangannya apakah bayi masih sungang dan kemudia kembali memilih operasi caesar.

Nah karena saya adalah bidan maka saya selalu menganjurkan klien saya untuk Mencoba untuk Mengubah Posisi Bayi terlebih dahulu dengan melakukan berbagai cara dan upaya dan berikut ini ragam upayanya dan juga rasionalisasinya:, semoga bermanfaat bagi Anda:

Seperti yang pernah saya tulis di link sebelumnya di :

– http://www.bidankita.com/index.php?option=com_content&view=article&id=175:cara-mengubah-bayi-sungsang-menjadi-letak-kepala&catid=40:monthly-guide&Itemid=34

Dalam artikel ini saya akan mencoba menguraikan setidaknya cara yang agresif untuk mendorong bayi untuk mengubah / posisinya menjadi kepala di bawah. Dengan contoh yang mudah dari jenis latihan dan kegiatan yang berkisar dari kebiasaan sehari-hari.

Banyak ahli dan sayapun menyatakan bahwa sebagian besar bayi yang sungsang terjadi pada ibu yang mengalami gangguan emosional atau mental, stres, panik dan kekhawatiran yang berlebihan.

Ini dapat termasuk :

– Calon ibu yang takut dan sangsi akan kemampuannya untuk menjadi seorang ibu.

– Calon ibu yang memunyai konflik pribadi yang belum terselesaikan, bisanya konflik internall maupun konflik relationship/hubungan dnegan orang terdekat.

– Calon ibu yang tidak terlalu menginginkan bayinya.

Ketika seorang ibu hamil tidak yakin apakah ini mungkin menjadi alasan yang menyebabkan posisi bayinya menjadi sungsang, saya seringkali mengajak dan memotivasi mereka untuk meluangkan waktu agar fokus dan membuat semacam catatan, jurnal atau buku diary. Ini berarti bahwa ibu akan meluangkan waktu di mana dia tidak akan terganggu untuk menulis. Cobalah untuk kosongkan kandung kemih, siapkan beberapa lembar kertas dan pena. Selama menulis journal , Anda harus bersikap jujur ​​tentang perasaannya terhadap ibunya, menjadi seorang ibu, dan tidak hamil lagi . Kemudian , selama waktu menulis , Anda harus menulis tanpa jeda – bebas sehingga memungkinkan kata-katanya yang tertuang berasal dari pikiran dan hati Anda, tidak ada koreksi tata bahasa dan tidak ada mencoret.

Nah silahkan pilih beberapa alternatif cara untuk mengoreksi posisi janin Anda seperti di bawah ini:

  1. Breech Tilt

Adalah teknik inversi yang sangat dikenal untuk  membantu merubah posiis bayi sungsang menjadi posisi kepala di bawah. Anda bisa gunakan teknik ini 1-3 kali sehari jika bayi Anda sungsang. Anda dapat mulai sedini 30-32 minggu dan terus sampai Anda tahu bahwa bayi Anda kepalanya udah “mapan” di bawah. Beberapa dokter atau bidan  menyarankan untuk memulainya di akhir kehamilan sekitar 34 minggu karena sebagian besar bayi membalik sendiri. Namun tak ada salahnya Anda melakukan lebih dini apabila kehamilan Anda sudah terdeteksi sungsang, karena tehnik ini tidak invasif. Sehingga cukup aman dilakukan.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan perut kosong saat bayi aktif (segelas besar jus jeruk manis dapat merangsang bayi Anda aktif bergerak, ini karena kadar gula yang tinggi), Dan bersantai . Ada sejumlah variasi , tetapi secara umum banyak waktu yang Anda dapat habiskan dengan pantat Anda di atas kepala Anda , lakukan secara teratur untuk hasil terbaik .

Bagaimana Caranya?

Mudah kok, Anda tinggal tidur aja terlentang,  dengan lutut ditekuk, dan kaki Anda rata di lantai. Angkat panggul Anda, lalu letakkan beberapa  bantal agar bokong Anda terangkat sekitar 10-15 inci lebih tinggi dari kepala Anda.

breech tilt

 

*gambar di ambil dari : disini

Atau bisa juga berbaring telentang dengan kaki Anda menempel tinggi di dinding, lalu dorong dengan kaki Anda untuk mengangkat pinggul Anda, kemudian tempatkan  bantal di bawah punggung bagian bawah. Atau lihat ilustrasi ini.

 1a350c2ea799e6615fc852bf3a296c11

Bisa juga dengan meletakkan  alas setrika atau papan lainnya sehingga pada membentuk sudut  40-45 derajat. Berbaring diatasnya, dengan kaki di atas dan kepala di bawah. Tekuk lutut Anda.

breech-tilt Alternative health solutions of nj

photo3-408x408

*ilustrasi gambar diambil dari sini

Pose Yoga yang mirip dengan ini yang bisa Anda lakukan yaitu Setu Bandha Sarvangasana

 p223-001

 

PTOW-81.2-300x144

Atau Anda bisa melakukan gerakan yoga seperti di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=OA6m6k5LT5k

Catatan:

  • Beberapa orang merasakan pusing walaupun baru sejenak melakukan posisi ini, nah jika Anda pusing, segera hentikan dan ganti posiis yang lain yang mungkin terasa lebih nyaman untuk Anda.

 

Lakukan  posisi ini tiga kali sehari selama 10-20 menit pada suatu waktu. (Jika Anda merasa pusing saat melakukannya, berhenti segera.) Yang terbaik untuk melakukannya saat bayi terjaga dan aktif.

Sebenarnya apa alasannya? Atau mengapa pose ini bisa membuat posisi bayi yang sungsang menjadi letak kepala? Dahulu saya tahunya hanya posisi “knee Chest” saja untuk kasus ini, dan ternyata setelah banyak membaca buku dan penelitian, ternyata pose ini membuat ligamen ligamen yang menyangga rahim menjadi lebih rileks, dengan pengulangan, maka segmen bawah rahim pun menjadi lebih rileks dan itulah yang membuat kepala bayi menjadi memutar ke bawah. Bagian dari idenya adalah untuk melepaskan ligamentum utero – sakral dan memberi bayi ruang ekstra . Jika Anda memutar atau melakukan banyak gerakan asimetris, rahim Anda menjadi mungkin lebih longgar . gaya gravitasi membuat bayi jatuh dari panggul Anda dan ketika kepala bayi menyentuh bagian atas rahim Anda, idealnya bayi akan melakukan jumpalitan.