PCO / PCOS merupakan kumpulan gejala yang terjadi karena adanya gangguan keseimbangan metabolisme hormon. Gejala-gejala itu dapat berupa: tidak ada mens atau mens tidak teratur, obesitas terutama dibagian perut, jerawat, pertumbuhan rambut yang lebat, sampai adanya gangguan tidur.

 

Hormon yang terganggu disini biasanya adalah Androgen dan Estrogen. Didalam Ovarium, Androgens akan dirubah menjadi Estrogen dengan pengaruh dari hormon FSH. Estrogen (yang dalam jumlah tertentu)lah yang akan mempengaruhi terjadinya Ovulasi, dengan adanya Ovulasi maka akan terjadi mens dan dapat terjadi kehamilan. Namun, pada pasien PCO, kadar FSH relatif rendah, sehingga Estrogen pun menjadi relatif menurun, sehingga akan terjadi gangguan Ovulasi.  Derajat terjadinya gangguan Ovulasi tiap-tiap orang akan berbeda, tergantung berat ringannya gangguan hormon tersebut diatas.

 

PCO juga berhubungan dengan gangguan hormon Insulin, artinya Insulin dalam tubuh tidak dapat digunakan secara maksimal. Gangguan ini biasa terjadi pada orang dengan Diabetes. Namun tidak dapat berarti adanya gangguan menstruasi berarti menderita PCO.

PCO biasanya mudah dikenali dari pemeriksaan USG, jadi tidak memerlukan pemeriksaan khusus untuk tahu PCO atau tidak..baru kemudian jika sudah (+), akan dicari penyebabnya atau akan langsung diberikan obat untuk mengatasinya.

Wanita dengan ovarium polikistik dan masalah kesuburan:

· Jarang melepaskan telur (ovulasi) secara teratur

· ovarium berisi banyak ovum dengan struktur kistik kecil, sekitar 2-9 m

Bagaimana cara kerja ovulasi normal?

Dalam siklus haid normal dengan ovulasi, folikel matang – yang juga merupakan struktur kistik – berkembang. Ukuran folikel matang yang siap untuk ovulasi adalah sekitar 18 sampai 28mm diameter.

Sekitar 14 hari setelah ovulasi wanita akan diharapkan untuk mendapatkan menstruasi jika dia tidak hamil.

Perbedaan mendasar antara dan normal ovarium polikistik adalah bahwa meskipun ovarium polikistik mengandung banyak kecil folikel antral dengan telur di dalamnya, folikel tidak berkembang dan matang benar – sehingga tidak ada ovulasi.