Plasenta adalah organ vaskular yang menakjubkan. Plasenta berasal dari kata bahasa Latin untuk “kue”. Ini adalah satu-satunya organ yang berkembang sementara, dan merupakan gudang nutrisi. Pembentukan plasenta dan sirkulasi dimulai 3 minggu setelah implantasi. Ada 2 komponen yaitu ke janin dan komponen ibu ke plasenta.

 

Ini adalah ikatan pertama antara ibu dan bayi, jalan komunikatif untuk transmisi hormon, nutrisi, dan darah – pada dasarnya, ini adalah cara pertama di mana seorang ibu peduli bayinya dan bahwa bayi itu perlu mengkomunikasikan kepada ibunya. Melalui plasenta ibu dan bayi mulai ada ikatan/bonding dan komunikasi

Plasenta Ini adalah organ yang berfungsi penuh pada kehamilan 12 minggu dan bertindak sebagai paru-paru, ginjal, hati, pencernaan dan sistem kekebalan tubuh bayi. Plasenta tersambung dan melekat pada bayi melalui tali pusar, yang melekat pada bayi melalui perut.

Ada dua sisi yaitu :

1. Fetal Side/sisi janin

Di sisi janin plasenta, pembuluh cabang di atas permukaan dan membelah diri untuk membentuk jaringan tertutup lapisan tipis sel. Hasilnya adalah bentuk yang indah dan pohon kehidupan yang suci – ilmiah dikenal sebagai struktur pohon vili/ villous tree.

2. Maternal Side/ Sisi Ibu

Di sisi ibu, struktur-struktur pohon vili dikelompokkan ke dalam lobulus disebut kotiledon.

Plasenta juga mentransmisikan dan memproduksi hormon, mengirimkan pesan advokasi tuntutan janin pada tubuh ibu dan membantu untuk merawat dan tumbuh.

Hormon-hormon yang diciptakan/dihasilkan plasenta meliputi:

a. Human Chorionic Gonadotropin (hCG) – hCG adalah hormon plasenta pertama. Hormon ini hanya diproduksi oleh tubuh wanita saat dia hamil. hCG dapat memastikan bahwa wanita itu terus memproduksi progesteron dan estrogen, dua hormon penting untuk menjaga bayi di selama 9 bulan. hCG juga menekan respon imunologi ibu yang bayi dan plasenta adalah benda asing dan menolak mereka.