Kini semakin banyak ibu-ibu modern yang memijat bayinya karena mereka semakin paham bahwa pijat bayi sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan bayinya. Pijat bayi adalah cara menyehatkan bayi secara aman dan bijaksana.

Di beberapa rumah sakit atau klinik modern mulai semakin digalakkan pelayanan atau anjuran bagi ibu-ibu untuk memijat bayinya. Beberapa klinik bahkan menyelenggarakan seminar-seminar dan pelatihan memijat bayi yang ditujukan kepada masyarakat umum.

Ini tentu saja kemajuan yang sangat menggembirakan. Di beberapa negara maju, pijat bayi telah lama menjadi trend dan bahkan merupakan paket tak terpisahkan dari rangkaian proses perawatan bayi yang sehat.

 

  1. Penelitian tentang pijat bayi

Sekelompok ilmuwan dari Venezuela yang dipimpin oleh Dr. Beatriz Manrique dari Ministerio del Estado para el Desarrollo de la Inteligencia (Departemen Pengembangan Kecerdasan) dan Proyecto Familia melakukan penelitian mengenai stimulus sentuhan terhadap janin dalam kandungan, menjelang kelahiran, hingga pascalahir.

Pada janin yang ketika dalam kandungan diperlukan dengan sentuhan lembut, ia mengamati bahwa sesaat ketika lahir, bayi-bayi itu lebih lincah gerakannya. Dalam perkembangannya, ia lebih cepat merespons suara ibunya meskipun dalam suasana yang bising. Bayi-bayi ini kemudian tumbuh menjadi bayi yang mudah tersenyum dan tertawa, pemberani, dan mudah bergaul.

Ia menyimpulkan bahwaa sentuhan lembut pada janin melalui perut ibunya, dan pijatan pada bayi tidak hanya meningkatkan kecerdasan si bayi. Perlakuan ini juga meningkatkan peningkatan perkembangan dalam hubungan sosial, mental, dan emosi si bayi. Diharapkan bahwa dengan mengawali bayi dengan pemijatan yang benar, bayi-bayi ini kelak akan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang sangat unggul kecerdasannya, unggul dalam hubungan sosial dan memiliki emosi serta mental yang tangguh.

Sebuah hasil penelitian yang kami kutip dari Johnson’s menyebutkan bahwa sentuhan pada bayi akan menyebabkan berbagai perubahan positif. Sentuhan itu dapat membuat bayi rileks, tenang, dan nyaman. Dengan melakukan pemijatan yang benar, bayi akan mengalami peningkatan nafsu makan dan efektivitas dalam istirahat (tidur). Secara mental, pemijatan pada bayi dapat memperbaiki kondisi mental bayi, meningkatkan kecerdasan dan bayi memiliki kemampuan interaksi sosial yang baik.

  1. Manfaat langsung pijat bayi
  • Meningkatkan efektivitas istirahat (tidur) bayi

Bayi yang otot-ototnya distimulus dengan urut atau pemijatan akan merasakan sensasi tenang dan mengantuk. Kebanyakan bayi akan tidur dengan tenang dan mengantuk. Kebanyakan bayi akan tidur dengan waktu yang lama begitu pemijatan usai dilakukan kepadanya. Selain lama, bayi tampak tidur dengan lelap dan tidak rewel seperti sebelumnya. Ini menunjukan bahwa bayi merasa tenang setelah dipijat.

  • Memperbaiki konsentrasi bayi

Pemijatan berarti memperlancar peredaran darah. Darah pada tubuh manusia mengalir ke seluruh tubuh, termasuk ke otaknya. Salah satu zat penting yang dibawa oleh darah adalah oksigen. Semakin baik aliran darah ke otak, semakin berkecukupan kebutuhan oksigen otak yang terpenuhi. Dengan terpenuhinya oksigen di otak secara cukup, konsentrasi dan kesiagaan bayi semakin baik.

  • Meningkatkan produksi ASI ibu

Piajt bayi menyebabkan bayi rileks dan dapat beristirahat dengan efektif, meningkatkan kesiagaan dan konsentrasi bayi sehingga aktifitas yang ia lakukan selalu dalam keadaan fit. Dengan aktifitas optimal yang dilakukan oleh bayi, energi menjadi banyak yang keluar sehingga bayi cepat lapar dan nafsu makan meningkat.

  • Peningkatan nafsu makan karena sebab ini membuat bayi lebih cepat lapar dan memerlukan isapan ASI cukup banyak setiap harinya. Sedangkan ASI semakin banyak disedot akan semakin terstimulasi untuk berproduksi. Akhirnya, karena disedot terus-menerus ASI ibu juga akan terus terpacu keluar dengan lancar.
  • Membantu menghilangkan rasa lelah badan

Pemijatan mempengaruhi aktivitas oksitosin dan endorphin sehingga dapat membantu dalam meringankan ketidaknyaman atau ketidaklancaran dalam pencernaan, gangguan perut (kolik) dan tekanan emosi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here