Tip menghadapi bayi yang sedang mengalami GS.

  • Bunda kadang bertanya apakah si kecil sudah cukup mendapatkan ASI atau tidak? Siasati dengan mengajak si kecil untuk berjalan-jalan setelah menyusu. Jika si kecil kenyang, maka dia akan tertidur setelah dibawa berjalan. Namun, si kecil menangis jika mungkin dia masih merasa lapar.
  • Jangan berikan suplemen tambahan apa pun seperti susu formula atau MP-ASI dini saat bayi sedang GS. Penambahan suplemen tersebut justru akan mengurangi permintaan ASI dari bayi dan berakibat berkurangnya produksi ASI yang bunda hasilkan.
  • Gendonglah si kecil dengan kain untuk memudahkan bunda. Menggendong dengan kain bisa membuat tangan bunda bergerak bebas dan lebih mudah menyusui sesuai dengan permintaan bayi.
  • Bunda mungkin akan merasa lebih capek dan lelah selama periode GS ini. Hal ini diakibatkan tubuh bunda sedang memproduksi ASI yang lebih banyak untuk si kecil. Oleh karena, perbanyaklah mengonsumsi makanan bergizi, cukupi asupan cairan, dan istirahat yang cukup.
  • Selalu ingat bahwa produksi ASI bunda akan bertambah sesuai dengan permintaan si kecil selama periode GS. Semakin sering bayi menyusui, maka semakin banyak juga ASI yang akan dihasilkan.,
  • Perhatikan tanda bahwa bayi cukup ASI, yaitu kenaikan bobot badan bayi pada grafik pertumbuhan, frekuensi BAK minimal 6 kali sehari, serta frekuensi BAB bayi sering pada awal-awal kehidupannya dan menjadi jarang mulai usia 40 hari.
  • Tetap tenang dan percaya diri ya,..
  • Percayalah bahwa ASI anda cukup dan pasti cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi , meskipun bayi saat ini sedang mengalami fase percepatan pertumbuhan. Singkirkan pikiran negative: ASI anda tidak cukup, berkurang, hanya sedikit, sehingga bayi menjadi rewel atau menangis terus walaupun telah disusui.
  • Ingatlah prinsip produksi ASI: Semakin sering disusukan/dikeluarkan, semakin banyak produksinya. Pada fase percepatan pertumbuhan, bayi sedang membantu ibu untuk mempersiapakn sejumlah ASI yang diperlukan untuk usianya, karena itu bayi ‘memancing’ payudara ibu untuk terus berproduksi. Ayo, berfikirlah secara positif!
  • Susuilah bayi kapanpun dan semau bayi. Biarkan bayi anda menyusu sebanyak dan selama yang diinginkannya. Dengan terus menerus menyusui bayi maka payudara anda akan terstimulasi untuk menghaslkan (memproduksi) ASI yang lebih banyak lagi.
  • Tetaplah menjaga asupan makanan dengan gizi seimbang, dan perbanyak asupan cairan untuk membantu menjaga produksi ASI dan stamina ibu menyusui.

Selalu tanamkan mindset bahwa produksi ASI akan semakin banyak karena bayi terus menyusui.

panduan-audio-hypnofertility-ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here