1. Bila bayi lahir, biarkan tali pusat utuh. Jika tali pusat berada sekitar leher bayi, cukup angkat tali tersebut.

2. Tunggu lahirnya plasenta secara alami.

3. Ketika plasenta lahir, tempatkan pada mangkuk di dekat ibu.

4. Tunggu transfusi penuh darah dari pusat ke bayi sebelum menangani plasenta.

5. Hati-hati dalam mencuci plasenta yaitu dengan menggunakan air hangat dan tepuk-tepuk sampai kering.

6. Tempatkan plasenta di tempat yang kering.

7. Letakkan plasenta pada  bahan yang menyerap seperti sebuah popok atau kain kemudian letakkan dalam tas plasenta. Permukaan plasenta akan berubah setiap hari bahkan lebih cepat  jika sering terjadi rembesan. Alternatif lain untuk mempercepat pengeringan plasenta yaitu dengan menaburkan garam pada bagian plasenta.

8. Gendong bayi dan beri makan sesuai kebutuhannya.

9. Pakaikan bayi menggunakan pakaian yang longgar.

10. bayi dapat dimandikan seperti biasa, biarkan plasenta bersamanya.

11. Meminimalisir pergerakan bayi.

Pastinya seru kan?

Coba dan rasakan manfaatnya

 

Salam hangat

BidanKita