Jadi apabila kita menemui ibu-ibu yang potensial menderita defisiensi vitamin B akan lebih bijak bila kita konsultasikan hal ini kepada dokter terlebih dahulu. Pada wanita sebelum sebaiknya mengkonsumsi 400 micrograms dari asam folat tiap hari. Sedangkan pada ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi 600  micrograms dari asam folat tiap hari.

Berikut manfaat dari asam folat:

1. Menjaga pertumbuhan janin menjadi normal.

2. Mengurangi resiko kecacatan bawaan seperti Neural Tube Defects (NTDs), spina bifida dan anencephaly, cacat pada sistem cardiovasculer

panduan-audio-hypnofertility-ads

3. Mengurangi resiko keguguran spontan dan kematian janin

4. Mengurangi resiko anemia

5. Mengurangi resiko timbulnya penyakit Alzheimer”s

6. Mengurangi sakit jantung dan stroke

7. Melindungi sel tubuh dari kanker, terutama kanker kolon dan kanker serviks

8. Selama menyusui ASI menjadi sumber asam folat bagi bayinya.

Asam folat juga bisa dijumpai pada banyak makanan yang sudah difortifikasi dengan asam folat seperti pada cereal, roti, pasta dan nasi.

Perlu di ketahui bahwa 50% kehamilan merupakan kehamilan yang tidak direncanakan. Sehingga kadang ibu tidak mengetahui kalau dirinya hamil. Untuk itu perlu sekali adanya sosialisasi bahwa konsumsi asam folat sebaiknya dimulai sejak sebelum hamil pada masa reproduksi, untuk menghindari defisiensi asam folat saat kehamilan yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan generasi yang akan datang. Nah inilah tugas kita sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan.

Salam Hangat

BidanKita