Suplemen

Anda boleh mengkonsumsi suplemen, namun cobalah untuk mengkonsumsinya dengan bijak. Ketahui tubuhmu dan priksakan secara teratur, darisana Anda akan menemukan kandungan nutrisi dan vitamin yang kurang dalam tubuh Anda. Setelah mengetahui hal tersebut, Anda dapat mengkonsumsi suplemen yang dapat membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Karena pada dasarnya, saat ini banyak sekali ibu ibu yang asal mengkonsumsi suplemen tanpa melihat kebutuhan tubuhnya dan akhirnya berujung ke sembelit atau berat badan janin yang terlalu tinggi dan berujung ke masalah masalah yang lain yang dapat merugikan Anda.

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda tidak dapat mengkonsumsi sayuran?

Tidak semua ibu menyukai sayur, dan kebanyakan ibu tidak ingin memikirkan tentang buah atau sayur dan hanya menginginkan comfort foodseperti makanan cepat saji di trimester pertama. Jika Anda mengalami ini, cobalah memadukan sayuran dan buah-buahan dengan makanan yang Anda inginkan. Contohnya, jika Anda menginginkan kentang goreng, coba potonglah beberapa kentang manis menjadi bentuk kentang goreng, oleskan sedikit minyak dan taburkan sedikit garam dalam nampan, lalu pangganglah kentang tersebut sampai terasa renyah. Atau jika Anda sedang menginginkan es krim, bekukanlah beberapa buah buahan di freezer, lalu blenderlah buah-buahan tersebut menggunakan sedikit susu untuk membuat rasa dan tekstur seperti es krim. Anda juga dapat membuat sayur dan buah tersebut menjadi jus atau olahan yang lain.

Makanan yang harus dibatasi atau dihindari

  • Hati atau produk hati

Hindari makanan ini karena mereka mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi yang mungkin dapat menjadi beracun bagi bayi yang masih berkembang.

  • Daging, ikan, dan telur mentah atau setengah matang

Hindari makanan ini karena mereka dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E.coli. dan listeria. Masaklah ikan dan dagng sampai tidak ada bagian yang berwarna pink, dan masaklah telur hingga kuning telur terlihat padat.

  • Beberapa jenis ikan

Hindari hiu, ikan todak, dan marlin karena kemungkinan tingkat merkuri yang tinggi. Batasi ikan berlemak (seperti salmon, mackerel, tuna) menjadi maksimal dua kali seminggu.

  • Beberapa produk susu

Hindari keju lembut yang tidak dipasteurisasi dan keju biru (keju yang dimatangkan dengan jamur), hindari juga konsumsi susu yang tidak dipasteurisasi karena mereka mungkin membawa bakteri listeria.

  • Kafein

Untuk menghindari resiko keguguran dan memaksimalkan penyerapan zat besu, batasi konsumsi kafein menjadi 200mg/hari. 200mg kafein setara dengan 2 gelas kopi, 2,5 gelas teh, atau 5 kaleng soda.

  • Alkohol

Hindari konsumsi alcohol