Di trimester kedua, bayi Anda sudah sebesar buah lemon dan bayi Anda terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Di saat ini, jenis kelamin bayi Anda sudah mulai terlihat jelas, kuku jari mulai terbentuk, dan matanya mulai bergerak.

Walaupun mungkin Anda sudah tidak merasakan mual dan muntah di trimester ini, namun masalah lain seperti heartburn atau sakit punggung mungkin akan muncul akibat bayi Anda yang terus bertumbuh. Jika Anda mengalami heartburn, cobalah untuk mengatur pola makan Anda (untuk mengetahui lebih lanjut mengenai heartburn di masa kehamilan, klik disini).

Walaupun mungkin Anda juga akan merasakan sakit punggung, namun hal ini bukan berarti  “normal” dan Anda tidak perlu melakukan apapun, karena pada dasarnya rasa sakit yang Anda rasakan sebenarnya adalah cara tubuh Anda untuk memberi tahu Anda bahwa tubuh Anda memerlukan sesuatu. Beban bayi yang bertambah menekan tulang dan ligamen di bagian sacro iliac dan lumbal, berarti cara mengatasinya adalah dengan creating space. Cobalah untuk berolahraga seperti mengikuti prenatal gentle yoga dan menjaga postur Anda (untuk mengetahui lebih lanjut mengenai prenatal gentle yoga, klik disini).

Di trimester kedua, Anda memang akan memerlukan ekstra kalori sebanyak 340 kalori per harinya, namun hal itu hanya setara dengan semangkuk yogurt dan beberapa buah buahan setiap harinya. Di trimester ini Anda juga akan mengalami kenaikan berat badan. Berikut ini adalah panduan kenaikan berat badan saat kehamilan menurut BMI (body mass index) Anda:

  • BMI < 18,5 kg/m² = 12,5 – 18 kg
  • BMI 18,5 – 24,9 kg/m² = 11,5 – 16 kg
  • BMI 25 – 29,9 kg/m² = 7 – 11,5 kg
  • BMI > 30 kg/m² = 5 – 9 kg

Catatan: cara menghitung BMI adalah berat badan / (tinggi badan)²

Nutrisi yang diperlukan

Nutrisi yang Anda perlukan di trimester ini hampir sama dengan nutrisi yang Anda perlukan di trimester pertama. (Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai nutrisi yang Anda perlukan di trimester pertama, klik disini …). Namun ada beberapa nutrisi yang perlu Anda garis bawahi di trimester ini. Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang harus Anda perhatikan di trimester ini.

  • Zat besi: beberapa makanan kaya zat besi adalah daging merah, unggas, seafood (seperti tuna dan salmon), kacang, dan sayuran berdaun hijau.
  • Kalsium: kalsium dapat ditemukan di produk susu (susu, yogurt, keju). Selain produk susu, makanan tinggi kalsium meliputi sayuran hijau (seperti sawi hijau, kale, bayam, brokoli, dan bok choy), kacang-kacangan (seperti kacang tanah, lentil, kedelai, almond, wijen, dan chia seed), tofu, dan seafood (seperti sarden, tongkol, dan salmon).
  • Asam lemak omega 3: nutrisi ini dapat ditemukan di ikan berlemak (seperti salmon, makarel, tuna segar, herring, dan sarden), chia seeds, bayam, kacang soya, kacang walnut, minyak ikan, dan flaxseed.
  • Magnesium: magnesium dapat ditemukan di kacang-kacangan dan biji bijian, cokelat hitam, tahu dan tempe, alpukat, pisang, dan yogurt.
  • Vitamin D: vitamin ini dapat ditemukan di ikan berlemak (seperti salmon, tuna segar, dan makarel), keju, susu, kuning telur, dan jamur.
  • Asam folat: asam folat dapat ditemukan di kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, dan buah citrus.

Nutrisi tersebut dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi bayi Anda, serta pertumbuhan otak bayi Anda. Beberapa penelitian seperti penelitian yang telah dilakukan oleh WHO (World Health Organization) bahkan juga mengungkapkan bahwa .

Konsumsi kalsium yang rendah dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi (yang merupakan penyebab utama terjadinya pre-eklampsia) dengan menstimulasi keluarnya hormon renin atau hormon parathyroid. Hormon ini dapat meningkatkan kalsium intraselular di otot pembuluh darah halus yang nantinya akan menyebabkan vasoconstriction (penyempitan pembuluh darah). Walaupun terdengar rumit, meningkatnya kalsium intraselular itu dapat diibaratkan seperti karena kebutuhan kalsium tidak tercukupi, maka kerja sel lebih berat karena harus mencari sumber kalsium dari tubuh Anda dan hal ini dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Saat pembuluh darah Anda menyempit, ibarat seperti jika Anda memencet selang air ketika sedang menyiram tanaman yang posisinya jauh, maka aliran darah akan semakin cepat walaupun sebenarnya jumlah yang dikeluarkan sama, hal inilah yang menyebabkan tekanan darah tinggi.

Makanan yang harus dibatasi atau dihindari

Makanan yang harus Anda hindari di trimester ini kurang lebih sama dengan makanan yang harus Anda hindari di trimester pertama. 

  • Hati atau produk hati

Hindari makanan ini karena mereka mempunyai kandungan vitamin A yang tinggi yang mungkin dapat menjadi beracun bagi bayi yang masih berkembang.

  • Paté

Hindari paté dagingm ikan atau sayuran karena mereka dapat mengandung bakteri listeria.

  • Daging, ikan, dan telur mentah atau setengah matang

Hindari makanan ini karena mereka dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E.coli. dan listeria. Masaklah ikan dan dagng sampai tidak ada bagian yang berwarna pink, dan masaklah telur hingga kuning telur terlihat padat.

  • Beberapa jenis ikan

Hindari hiu, ikan todak, dan marlin karena kemungkinan tingkat merkuri yang tinggi. Batasi ikan berlemak (seperti salmon, mackerel, tuna) menjadi maksimal dua kali seminggu.

  • Beberapa produk susu

Hindari keju lembut yang tidak dipasteurisasi dan keju biru (keju yang dimatangkan dengan jamur), hindari juga konsumsi susu yang tidak dipasteurisasi karena mereka mungkin membawa bakteri listeria.

  • Kafein

Untuk menghindari resiko keguguran dan memaksimalkan penyerapan zat besu, batasi konsumsi kafein menjadi 200mg/hari. 200mg kafein setara dengan 2 gelas kopi, 2,5 gelas teh, atau 5 kaleng soda.

  • Alkohol

Hindari konsumsi alcohol

  • Pastikan bahwa semua sayuran dan buah buahan yang Anda konsumsi sudah dicuci bersih
  • Makanan dengan kandungan gula yang tinggi juga tidak direkomendasikan karena dapat mengakibatkan bayi yang terlalu besar.

Berolahragalah

Selain harus memperhatikan nutrisi, hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan di trimester ini adalah olahraga. Walaupun akan jauh lebih baik jika Anda sudah memulai olahraga sejak dulu, namun trimester ini adalah waktu yang tepat untuk tetap aktif dan mulai berolahraga. Karena pada dasarnya olahraga dapat membuat Anda lebih bertenaga, tidur lebih baik, dan meningkatkan kekuatan Anda seiring dengan perut Anda yang kian membesar, sehingga akan mengurangi berbagai masaah seperti sakit punggung, dan sakit selangkangan. Beberapa olahraga yang dapat Anda lakukan antara lain adalah jalan, berenang, dan prenatal gentle yoga.

 

Selamat memberdayakan diri~

 

Sumber:

http://www.eatingwell.com/article/290541/what-to-eat-when-youre-pregnant-second-trimester/

https://www.healthline.com/health/pregnancy/second-trimester-diet-nutrition#foods-to-eat

https://www.heynutritionlady.com/pregnancy-nutrition-the-second-trimester/

https://www.medicalnewstoday.com/articles/322285.php

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5682869/

https://obgyn.onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1471-0528.2007.01389.x

https://www.pbcexpo.com.au/pregnancy/pregnancy-nutrition/nutrition-in-the-second-trimester/

https://www.who.int/elena/titles/calcium_pregnancy/en/