Aromaterapi untuk Kehamilan

Suatu hari saat saya sedang berada dalam satu ruangan rapat, saat itu kami membahas tentang ilmu kebidanan dan kandungan terkini. Dan saat itu ada salah satu ahli yang mengatakan bahwa aromatherapy atau essential oil tidak ada manfaatnya untuk ibu hamil.

Hhhh …ya saya jelas tidak setuju dengan pendapat beliau, namunsaat itu saya hanya bisa diam, karena tidak ada gunanya bagi saya untuk mendebat apa yang beliau katakan.

 

Lalu setelah selesai rapat hari itu, saya langsung ke jogja dan mencoba untuk refreshing dan saya memilih SPA. Pertama kali saya masuk di ruangan spa tersebut di salah satu tempat SPA dan massage yang cukup terkenal di Jogja , serta merta pikiran saya langsung rileks, aroma wangi kayu cendana di ruangan itu membuat saya merasa sangat santai. Dan sayapun melakukan SPA dan Massage dan sangat menikmatinya.

 

Nah di sepanjang proses, kembali saya merenungkan kembali apa kata sang ahli tadi. Lalu kembali saya mengernyitkan dahi. Bagaimana bisa aromatherapy tidak ada manfaat atau tidak ada pengaruhnya dengan proses kehamildan dan persalinan? Kalau aroma therapy bisa menyebabkan saya rileks, tentu para ibu bersalinpun akan merasakan hal yang sama. Dan ketika mereka merasakan nyaman dan rileks di ruang persalinan yang wanginya menenangkan, tentu proses persalinannya kan lancar sekali.

Jadi…kembali saya tidak setuju dengan sang Ahli tadi pagi.

 

Aromaterapi adalah alami, proses penyembuhan menggunakan minyak esensial yang diekstrak dari sumber tanaman aromatik untuk mengobati dan memberikan keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa. Selama kehamilan, ada banyak kasus ketika aromaterapi dapat menjadi pilihan, sangat bermanfaat dan membantu,. Nah Untuk menggunakan minyak esensial selama masa kehamilan tentu kita harus mengeri dan memahami, mana minyak yang aman dan mana minyak yang harus di hindari selama kehamilan dan persalinan.

 

Minyak aromatherapy atau minyak essensial adalah konsentrat. Dan sebaiknya diencerkan sebelum digunakan. Rumus pengenceran umum untuk campuran aromaterapi selama kehamilan adalah 2% – itu berarti 12 tetes essential oil dibanding 30 ml minyak pembawa (VCO, Almond oil, Olive oil, V-6)

Untuk mandi aromaterapi dpat ditambahkan sekitar 6-10 tetes minyak esensial ke bak mandi dan aduk rata. 3-6 tetes minyak esensial dalam semangkuk air hangat diperas di kain lap dan ini bagus untuk kompres. Gunakan pengenceran yang sama dalam mangkuk air panas yang asapnya mengepul lalu hirup uapnya.

 

Ada banyak minyak esensial yang harus dihindari selama kehamilan *.

MINYAK UNTUK MENGHINDARI SELAMA KEHAMILAN *

Penggunaan minyak esensial harus sangat terbatas atau dihindari selama trimester pertama kehamilan, tetapi memiliki banyak kegunaan di dua trimester terakhir dan terutama selama persalinan.. Minyak yang harus dihindari selama kehamilan meliputi:

  • Basil
  • Cedarwood
  • Cinnamon
  • Clary sage (Aman selama kehamilan > 36 minggu & persalinan)
  • Clove
  • Cypress (Aman setelah usia kehamilan 5 bulan)
  • Fennel
  • Hyssop
  • Jasmine (Aman selama kehamilan > 36 minggu & persalinan)
  • Juniper
  • Lemongrass
  • Myrrh
  • Parsley
  • Penneyroyal
  • Peppermint
  • Rose (Aman selama kehamilan > 36 minggu & persalinan )
  • Rosemary
  • Sweet marjoram
  • Thyme

 

MINYAK DIREKOMENDASIKAN SELAMA KEHAMILAN

Minyak berikut dapat Anda gunakan selama kehamilan. Seperti biasa, berhati-hati jika Anda memiliki alergi atau riwayat keluarga alergi. Jika Anda berpikir Anda mungkin alergi terhadap minyak, lakukan test dulu.

Minyak yang baik untuk kehamilan meliputi:

  • Bergamot
  • Chamomile
  • Cypress (Aman setelah usia kehamilan 5 bulan)
  • Eucalyptus
  • Frankincense
  • Geranium (hindari saat awal persalinan)
  • Grapefruit
  • Lavender
  • Lemon
  • Mandarin
  • Neroli
  • Patchouli
  • Petitgrain
  • Rosewood
  • Sandalwood
  • Tangerine
  • Tea Tree
  • Ylang Ylang

 

 

Jika Anda sedang hamil dan telah menggunakan salah satu minyak esensial yang “harus dihindari” tetapi tidak mengalami perdarahan atau kontraksi, maka ada kemungkinan besar ada yang salah

 

Manfaat Aromaterapi untuk Kehamilan

 

Di bawah ini adalah beberapa manfaat dan efek terapi dari minyak esensial direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan. Anda dapat mengklik nama minyak esensial bahkan memesan di toko kami di web ini:

  • Bergamot :Analgesik, antiseptik, antidepresan, semangat, dan menyegarkan. Bermanfaat untuk sistitis selama kehamilan.
  • Chamomile :Antiseptik, analgesik, anti-inflamasi dan antispasmodic. Menenangkan dan mengurangi rasa sakit dari otot pegal-pegal, sakit kepala, sakit gigi dan pencernaan.
  • Cypress (Aman setelah usia kehamilan 5 bulan ) – Antiseptik, antispasmodic, zat diuretik. Bermanfaat untuk Varises, wasir dan pergelangan kaki yang bengkak.
  • Eucalyptus – Antiseptik, antibiotik, analgesik, anti-inflamasi, antivirus. Membantu melegakan pernapasan.
  • Frankencense – Antiseptik, zat, obat penenang,
  • Geranium (Aman setelah usia kehamilan 3 bulan) – Antiseptik, antidepresan, astringent, menyegarkan, membangkitkan semangat. Meringankan sakit kaki dan baik untuk sirkulasi yang buruk.
  • Grapefruit- Astringent, bantuan pencernaan, stimulan limfatik. Membantu dengan retensi air.
  • Lavender – Antiseptik, antibiotik, analgesik, antidepresan, penyembuhan, Relaxing. Membantu menenangkan sakit dan nyeri kehamilan, mendorong pembaharuan sel dan membantu dengan retensi cairan.
  • Lemon – Antiseptik, antibakteri, antijamur, zat, stimulan, tonik. Berguna sebagai inhalansia untuk morning sickness dan Pijat untuk varises.
  • Mandarin – Antiseptik, menyegarkan, tonik, relaksan ringan. Dapat meringankan retensi cairan di kaki dan pergelangan kaki pijat.
  • Neroli – Antiseptik, antidepresan, antispasmodic, anti-inflamasi, Relaxing. Berguna dalam kehamilan untuk mempromosikan Regenerasi sel kulit yang sehat dan untuk mengurangi ketegangan saraf.
  • Patchouli – Antiseptik, antidepresan, anti-inflamasi, penenang saraf. Memudahkan kebingungan, keraguan dan sikap apatis.
  • Petitgrain – Antiseptik, antidepresan, obat penenang, yang menyegarkan, Membantu dalam menangani pra atau depresi postpartum.
  • Rosewood – Antiseptik, obat penenang
  • Sandalwood – Antiseptik, anti-inflamasi, antidepresan, obat penenang. Bermanfaat untuk sistitis selama kehamilan.
  • Tangerine – Antispasmodic, stimulan limfatik, menenangkan, obat penenang. Membantu untuk mencegah stretch mark.
  • Tea Tree – Antibiotik, antiseptik, antijamur, antivirus, disinfektan. Dapat digunakan untuk mengobati sariawan selama kehamilan.
  • Ylang Ylang – Antiseptik, antidepresan, afrodisiak, obat penenang, menurunkan tekanan darah. Restoratif ketika terlalu tegang

 

Nah semoga bermanfaat ya

Bidan Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *