Oksitosin, Si “Hormon Cinta” yang dapat membuat persalinan dan menyusui menjadi Mudah

SONY DSC

Oksitosin, disebut sebagai ‘hormon cinta’ karena lonjakan terjadi ketika kita merasa ‘jatuh cinta’ atau mencintai, ketika kita terhubung dengan orang lain, dan bisa dipicu oleh sentuhan seperti pijat atau berpelukan. Neurotransmitter ini luar biasa memainkan peran penting dalam melahirkan bayi Anda, dari memicu kontraksi untuk membuat aliran susu untuk membantu Anda membentuk ikatan dengan bayi Anda. Oksitosin, pada tingkat optimal, tidak hanya membantu proses persalinan dan produksi ASI saja, tetapi juga untuk membantu Anda merasa jatuh cinta dengan bayi Anda Jadi bagaimana Anda bisa membantu memaksimalkan tingkat Oksitosin?

 

Oksitosin diproduksi dalam tubuh Anda sepanjang proses persalinan, menyebabkan kontraksi semakin kuat yang mengarah pada kelancaran kelahiran bayi Anda. Ketika Anda mendekati akhir persalinan Anda, kulit anda menjadi kemerahan dan meningkatkan indera Anda.  hormonal ini dapat menyebabkan Anda untuk mencari tempat yang suasananya sepi gelap. Itu adalah mekanisme pelindungan diri yang membantu manusia purba mencari tempat yang aman untuk bayi mereka. Dengan demikian perilaku naluriah bayi Anda akan lebih fokus pada wajah Anda di lingkungan yang redup dan damai, membantu untuk menciptakan ikatan pertama (first bonding).

neurotransmitter ini juga akan membuat kulit Anda lebih panas, yang membuat tubuh Anda lebih dan inilah mengapa tubuh Anda adalah incubator terbaik untuk bayi yang sempurna! Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diletakkan pada kulit ibunya setelah melahirkan sangat menguntungkan, karena tubuh si ibu akan secara otomatis mengatus suhunya untyk membuat bayinya tetap hangat dan ini lebih baik daripada mesin inkubatror dimanapun Kontak dengan bayi merangsang produksi Oksitosin lebih banyak ke ibu, yang pada gilirannya membantu memancarkan dan memproduksi ASI pertama untuk bayi Anda!

Bayi Anda juga menuai manfaat dari dosis oksitosin yang disalurkan melalui plasenta sebelum kelahiran. indra-Nya, akan lebih sensitif untuk mengerti ucapan pertama dari orang tuanya. Bayi yang baru lahir memiliki penglihatan yang lebih baik setelah lahir daripada seminggu kemudian, semua berkat oksitosin.

Kontak kulit-ke-kulit membantu menyimpan suhu hangat saat bayi lahir juga membantu untuk awal menyusu yang baik. Bahkan, ketika bayi diletakkan di perut ibu segera setelah lahir dan dibiarkan merangkak sampai dengan payudara, cari puting, menempel dan menyusu. Ini adalah peristiwa yang menakjubkan yang dihasilkan dan menghasilkan tingkat oxytocin tinggi.