Beberapa tanda tanda postpartum depression diantaranya adalah :
  • Mood swings yang parah
  • Menangis secara berlebihan
  • Kesulitan untuk membangun ikatan dengan bayi Anda
  • Menarik diri dari teman dan keluarga
  • Kehilangan napsu makan atau napsu makan yang berlebihan
  • Insomnia atau tidur secara berlebihan
  • Selalu merasa kelelahan dan kehilangan energi atau motivasi
  • Hilangnya ketertarikan dan kesenangan pada berbagai aktivitas yang biasanya Anda senangi
  • Mudah marah dan kemarahan berlebih
  • Ketakutan bahwa Anda bukanlah ibu yang baik
  • Tidak mempunyai ketertarikan pada bayi Anda dan merasa tidak terhubung dengan bayi Anda
  • Merasa tidak ada harapan
  • Merasa tidak berharga, malu, merasa bersalah, atau kekurangan
  • Menghilangnya kemampuan untuk berfikir secara jernih, berkonsentrasi, membuat keputusan, atau mengingat sesuatu
  • Kegelisahan
  • Kecemasan parah dan panic attacks
  • Merasakan sakit atau masalah pencernaan yang tidak kunjung pergi 
  • Pikiran untuk melukai diri Anda sendiri atau bayi Anda
  • Pikiran tentang kematian dan bunuh diri secara berulang ulang

Apa penyebabnya?

Ahli medis belum dapat menemukan alasan yang pasti tentang terjadinya postpartum depression. Namun, kemungkinan besar postpartum depression merupakan hasil dari kondisi psikologis dan sosiologis. Beberapa ahli mengatakan bahwa postpartum depression disebabkan oleh penurunan hormon secara drastis dalam tubuh. Ada juga yang mengatakan bahwa postpartum depression merupakan hasil dari birth trauma. Namun, banyak ibu yang mengatakan bahwa postpartum depression hanyalah efek dari kelelahan yang berlebihan yang dikarenakan oleh kurang tidur dan terlalu banyak tanggung jawab, ditambah lagi tekanan yang didapat dari standar standar yang dibuat masyarakat tentang bagaimana seorang ibu harus bertindak dan harus dapat mengatasi apapun. Selain itu, seringkali parenting dan keadaan setelah si kecil datang benar benar berbeda dengan ekspektasi, terutama untuk orang tua baru. Dan terkadang, hal hal ini dapat menimbulkan perasaan perasaan bingung, khawatir, dan muncul berbagai ketakutan. Beberapa wanita juga mengatakan bahwa dirinya merasa tidak dapat merawat bayinya dengan baik. Hal hal seperti ini dapat memacu terjadinya postpartum depression.

Apa hal hal yang dapat meningkatkan resiko terkena postpartum depression?

Wanita apapun dapat terkena postpartum depression, bahkan di persalinan kedua dan seterusnya. Namun, resiko Anda untuk terkena postpartum depression akan meningkat jika: