4. Menghadiri kelas melahirkan? Mengapa? Dengan demikian Anda akan lebih dapat memahami dan mengerti bagaimana cara agar bersalin secara alami, dan dengan demikian Anda dapat berlatih mengelola persalinan dengan cara yang sangat efektif. Dengan demikian cita-cita Anda mendapatkan persalinan normal dan lancer dapat terwujud. Salah satunya Anda bisa dating dan mengikuti kelas melahirkan di BidanKita. BidanKita akan mengajarkan Anda semua yang harus Anda ketahui tentang proses persalinan normal dan alami.

5. Cobalah kunjungi rumah sakit yang akan anda pilih sebelum Anda benar-benar memilihnya. Lihat bangsal perawatannya dan jika diijinkan/perlu lihat ruang bersalinnya. Jangan sampai Anda menyesal dikemudian hari. Karena masih banyak sekali Rumah Sakit yang Ruang Bersalinnya satu ruangan berisi tiga sampai lima bed/tempat tidur (hanya di batasi dengan gorden) dan tidak ada privasi, dan mereka melaksasnakan semua tindakan yang berhubungan dengan kasus-kasus obsgyn di tempat yang sama. Karena pengalaman saya dan penuturan dari pasien, mereka seringkali merasa trauma setelah masuk ke VK/ruang bersalin. Bayangin aja di satu ruangan ada 3 pasien atau lebih yang mau bersalin dengan segala jerat-jerit dan keluhannya, lalu pernah juga ada yang ternyata pasien di tempat tidur sebelah terjadi perdarahan sehingga semua dokter dan bidan panic dan focus pada pasien tersebut dan Anda dibiarkan sendiri dengan kecemasan yang semakin menjadi.

Lakukan “tour” ini pada saat umur kehamilan Anda menginjak 6 bulan sehingga Anda memiliki banyak waktu untuk memilih. Jika memungkinkan carilah ruang bersalin yang nyaman dan privat (satu kamar, satu pasien).

Perlu diketahui bahwa tindakan preventif banyak yang diambil di rumah sakit ini dirancang untuk menghindari tuntutan hukum, dan mungkin tidak diperlukan secara medis. Tuliskan pertanyaan Anda dari awal. Tanyaka kepada mereka presentasi pasien yang di induksi maupun di SC? Dengan demikian kita bisa menganalisa bagaimana sebenarnya pandangan Rumah Sakit ini terhadap proses persalinan Alami.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Tanyakan apakah mereka punya prosedur tetap intervensi yang harus dilakukan kepada ibu yang hendak bersalin? Apakah mereka membatasi seorang pasien untuk mengejan? pernah ada kasus begini. Karena pasien tersebut pasien dokter kandungan dan saat itu dokter-nya belum datang (masih dalam perjalanan) padahal si ibu udah pembukaan lengkap dan pengen mengejan, namun bidan jaga melarang keras pada ibu untuk mengejan dan melahirkan dengan alas an menunggu dokter sehingga akhirnya kakinya harus di “kempit” si ibu harus tarik nafas panjang terus menerus untuk mencegah keinginan mengejan dan menunggu sampai si dokter tersebut datang. Karena kalau tetap bersalin dan ditolong bidan, di Rumah sakit tersebut akan memberikan surat peringatan (SP) kepada bidan jaga. Ini adalah kasus nyata, sering terjadi di sebuah RS. Jadi coba cari tahu dahulu sebisa mungkin tentang hal ini terutama apabila Anda Adalah pasien dokter kandungan tertentu.