Puting jenis ini terkadang menimbulkan kekhawatiran di beberapa ibu saat menyusui. Namun faktanya, sebagian besar ibu dengan puting datar dapat berhasil menyusui. Ketika si kecil menyusu, ia tidak hanya menempelkan mulutnya di area puting. Ia juga akan menempelkan mulutnya di area sekitar areola, sehingga menyusui sebenarnya tidak menjadi masalah. 

  1. Puting yang masuk ke dalam “mendelep”

Berbeda dengan puting pada umumnya yang menonjol beberapa milimeter dari areola, puting jenis ini justru masuk kedalam atau “mendelep”. Puting jenis ini juga terkadang disebut dengan inverted nipples atau puting terbalik.

Jika Anda memiliki puting jenis ini, Anda masih dapat menyusui asalkan bayi Anda dapat menempel di payudara Anda dengan benar. Puting jenis ini dapat menjadi masalah apabila bayi Anda tidak dapat menempel pada payudara Anda dengan baik. Ingatlah bahwa posisi menyusui yang baik merupakan kunci keberhasilan menyusui. Posisi yang buruk saat menyusui dapat menyebabkan berbagai masalah seperti ASI tersumbat, puting lecet, payudara bengkak, mastitis, dan lainnya.

Pada umumnya, puting jenis ini dapat digolongkan menjadi 3 tingkat. Tingkat pertama adalah kondisi dimana tidak ada kerusakan pada saluran ASI Anda dan Anda masih dapat menyusui dengan baik. Dalam tingkat kedua, terdapat sedikit kerusakan pada saluran ASI Anda dan Anda mungkin Anda merasakan rasa sakit atau mengalami kesulitan saat menyusui. Yang terakhir, pada tipe ketiga, saluran ASI Anda benar-benar tersumbat dan menyusui tidaklah memungkinkan. Apabila puting Anda berada di tingkat kedua atau ketiga, konsultasikanlah dengan provider atau konsultan ASI Anda dan mereka akan memberikan Anda tips, rekomendasi posisi menyusui, dan alternatif pengobatan yang dapat Anda lakukan. 

panduan-audio-hypnofertility-ads
  1. Puting tak seimbang

Puting tidak seimbang atau unilateral nipples adalah kondisi dimana seorang wanita memiliki puting umum dan puting yang mendelep. Jika Anda mempunyai puting jenis ini, Anda masih dapat menyusui bahkan dengan puting mendelep tingkat dua atau tiga sekalipun dengan mengganti posisi selama menyusui dan menggunakan puting satunya untuk menyediakan ASI.