Apakah Bisa Menyusui Dengan Puting Masauk Ke Dalam?

Sama seperti payudara, puting wanita mempunyai berbagai macam jenis, bentuk, dan ukuran. Sebagian besar wanita mungkin mempunyai bentuk puting yang menonjol dan akan menjadi tegak ketika mendapatkan suatu rangsangan, namun adapula beberapa wanita yang mempunyai puting yang datar atau masuk ke dalam “mendelep”.

Pada umumnya, puting datar dan puting yang masuk kedalam tidak akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk menyusui, karena ketika Anda menyusui, mulut si kecil tidak hanya menyedot melalui puting, namun juga dari areola (area gelap di sekitar puting) dan area sekitar kelenjar payudara. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa puting datar dan mendelep membuat menyusui menjadi lebih menantang karena si kecil biasanya cenderung kesulitan untuk menempel dengan baik di puting jenis datar atau mendelep. Hal ini tentunya dapat menimbulkan berbagai masalah seperti payudara bengkak, ASI tersumbat, mastitis, produksi ASI menurun, dll. Namun, sebenarnya dengan kesabaran dan teknik yang benar, Anda masih dapat menyusui dengan puting datar maupun mendelep.

Kenali payudara Anda!

Selama kehamilan, tubuh seorang wanita akan mengalami berbagai macam perubahan, dan payudara Anda bukanlah pengecualian. Untuk beberapa wanita, payudara yang sensitif dapat menjadi tanda-tanda pertama kehamilan, dan hal ini dapat terjadi beberapa hari setelah pembuahan terjadi. Selama kehamilan, payudara Anda akan membesar dan puting Anda akan menjadi lebih menonjol. Hal ini merupakan cara tubuh Anda mempersiapkan masa menyusui. Namun, di beberapa kasus tertentu, apabila Anda memiliki puting mendelep, kehamilan justru akan membuat puting Anda semakin masuk kedalam.

Untuk mengetahui tipe puting Anda, Anda dapat mengamati bagaimana payudara Anda merespon pada rangsangan dari luar, seperti di suhu dingin atau ketika Anda merasa terangsang. Jika puting Anda menjadi lebih keras dan menonjol, maka itu berarti Anda tidak mempunyai tipe puting datar atau mendelep. Namun, apabila Anda masih belum yakin, Anda dapat melakukan “pinch test” untuk mengetahuinya.

Untuk melakukan pinch test, pertama-tama, letakkan jempol dan telunjuk Anda di dasar puting Anda, lalu dengan lembut cubit areola Anda (area gelap di sekitar puting). Jika puting Anda menonjol saat Anda melakukan hal ini, maka Anda tidak mempunyai puting mendelep. Apabila puting Anda tidak menonjol, maka besar kemungkinan bahwa Anda mempunyai puting datar. Terakhir, apabila puting Anda masih masuk kedalam atau justru semakin masuk kedalam, maka Anda mungkin mempunyai puting mendelep.

Tipe puting datar dan mendelep

Puting datar dan mendelep dapat digolongkan lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Dimpled

Anda dapat disebut memiliki puting jenis ini apabila ada sebagian puting Anda yang menonjol dan bisa ditarik namun puting Anda akan kembali seperti kondisi semula ketika Anda melepas jari Anda.

  • Unilateral

Puting unilateral berarti hanya ada salah satu payudara Anda yang memiliki puting mendelep atau datar dan payudara Anda satunya memiliki puting umum yang menonjol beberapa milimeter dari areola Anda.

  • Inverted

Puting mendelep atau inverted nipples dapat dibagi menjadi tiga tingkatan berdasarkan tingkat keparahannya. Tingkat pertama adalah kondisi dimana tidak ada kerusakan pada saluran ASI Anda dan Anda masih dapat menyusui dengan baik. Pada tingkat ini, sebagian besar bayi masih dapat membuat puting Anda keluar ketika ia sedang menyusu, namun untuk bayi yang lahir prematur atau tidak dapat menghisap dengan kuat, munggkin puting jenis ini dapat menjadi suatu tantangan. Dalam tingkat kedua, puting Anda masuk kedalam hingga sejajar dengan areola. Terkadang, pada level kedua ini, terdapat sedikit kerusakan pada saluran ASI Anda dan Anda mungkin Anda merasakan rasa sakit atau mengalami kesulitan saat menyusui. Yang terakhir, pada tipe ketiga, puting Anda berada di bawah areola. Terkadang pada kasus yang parah, saluran ASI Anda benar-benar tersumbat dan menyusui tidaklah memungkinkan. Apabila puting Anda berada di tingkat kedua atau ketiga, konsultasikanlah dengan provider atau konsultan ASI Anda dan mereka akan memberikan Anda tips, rekomendasi posisi menyusui, dan alternatif pengobatan yang dapat Anda lakukan.

Baca Juga  Oksitosin, Si "Hormon Cinta" yang dapat membuat persalinan dan menyusui menjadi Mudah

Tips untuk menyusui dengan puting datar atau mendelep

Apabila Anda mempunyai puting datar atau puting yang masuk kedalam, beberapa ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk memudahkan Anda saat menyusui.

  1. Nipple former

Anda mungkin menemui bahwa seiring dengan perubahan yang terjadi pada payudara Anda selama kehamilan, puting Anda akan lebih menonjol dari biasanya. Apabila hal tersebut tidak terjadi dan Anda merasa khawatir bahwa bentuk puting Anda dapat membuat masa menyusui menjadi lebih sulit, Anda dapat menggunakan nipple former. Nipple former merupakan alat yang digunakan untuk membantu puting Anda untuk keluar. Alat ini terbuat dari silikon yang lentur dan lembut yang dapat Anda masukkan ke bra Anda, menekan area di sekitar puting Anda secara lembut dan membuat puting Anda keluar.

Nipple former dapat dipakai mulai dari umur kehamilan ke 32 sampai si kecil lahir. Anda dapat mulai menggunakannya selama 1 jam setiap hari dan meningkatkan durasinya sampai sekitar 8 jam setiap hari. Konsultasikanlah dengan provider Anda apabila Anda mengalami kontraksi ketika menggunakan nipple former karena stimulasi puting terkadang dapat menyebabkan kontraksi. Setelah si kecil lahir, Anda dapat menggunakan nipple former selama 30-60 menit sebelum Anda menyusui. 

Anda bisa mendapatkan Nipple Former ini di www.bidankitashop.com

  1. Breast Shells

Breast shells merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk membantu puting Anda untuk lebih menonjol. Alat ini terdiri dari dua bagian dan terbuat dari plastik ringan. Di bagian dalam breast shells terdapat lubang untuk puting Anda. Alat ini memberikan tekanan pada jaringan payudara di sekitar puting Anda sehingga membuat puting Anda menonjol melalui lubang tersebut. Tekanan yang ditimbulkan alat ini secara konsisten dan lembut dapat membantu puting Anda untuk keluar. Anda bisa menggunakan alat ini sejak kehamilan. Namun, beberapa ahli merekomendasikan para ibu untuk mulai memakainya setelah si kecil lahir.

Baca Juga  SERBA SERBI AIR KETUBAN (Harus diketahui Calon Orang Tua)

Pada umumnya, para ahli merekomendasikan para ibu untuk menggunakan alat ini selama 30 menit sebelum menyusui untuk membantu mengeluarkan puting yang mendelep atau datar. Selain utuk mengeluarkan puting yang datar atau mendelep, alat ini juga dapat berguna untuk menampung ASI yang bocor. Namun, ingatlah untuk tidak menggunakan alat ini di malam hari dan tidak menggunakan ASI yang bocok dan tertampung di alat ini. 

Anda bisa mendapatkan Breast Shells ini di www.bidankitashop.com

  1. Teknik Hoffman

Teknik Hoffman ini adalah teknik sederhana yang dapat Anda lakukan baik selama kehamilan maupun setelah persalinan. Teknik ini dapat membantu untuk menarik puting Anda keluar dengan mengendorkan perekat di dasar puting Anda. Cara melakukannya adalah dengan meletakkan jempol dan telunjuk Anda di areola Anda secara berhadapan (puting Anda berada di antara jari Anda). Tekanlah kedua jari tersebut sambil menarik puting Anda keluar. Lakukan teknik ini sebanyak beberapa kali sambil memindah posisi kedua jari Anda mengikuti putaran arah jarum jam. Mulailah dengan melakukan teknik ini sebanyak 2 kali sehari dan tingkatkan secara perlahan sampai Anda dapat melakukannya sebanyak 5 kali sehari.

  1. Nipple Shields

Nipple shield merupakan alat yang terbuat dari silikon yang tipis dan lentur yang ditempelkan di atas puting Anda. Alat ini mempunyai lubang di ujung untuk tempat keluar ASI. Apabila Anda mempunyai masalah dimana si kecil tidak dapat menempel pada payudara Anda, mungkin nipple shield ini dapat membantu Anda. Namun, ingatlah untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan nipple shield untuk memastikan bahwa Anda menggunakannya dengan benar dan bahwa nipple shield memang cocok untuk Anda.

  1. Pompa ASI

Selain nipple shield, pompa ASI juga dapat membantu bayi Anda untuk menempel pada payudara Anda apabila Anda mempunyai puting mendelep atau datar. Selain dapat membantu bayi Anda untuk menempel pada payudara Anda dan membantu menari puting Anda dengan mengurangi pelekat di bawah puting Anda, pompa ASI juga dapat membantu menaikkan produksi ASI dan mengurangi resiko payudara bengkak, mastitis, dan lainnya.

  1. Rangsang puting Anda

Cobalah untuk merangsang puting Anda sebelum menyusui. Anda dapat memainkan puting Anda dengan jari Anda atau menyentuhkan kain dingin ke puting Anda sampai puting Anda menjadi lebih tegak dan lebih menonjol. Ingatlah untuk menghindari menggunakan es batu terlalu lama karena justru dapat membuat puting dan areola Anda menjadi kebas.

  1. Lunakkan payudara Anda

Saat Anda menyusui, terkadang ada masa dimana payudara Anda menjadi keras karena penuh dengan ASI. Apabila payudara Anda terasa keras atau mentheng-mentheng (read: bahasa jawa), cobalah untuk melunakkan payudara Anda terlebih dahulu sebelum Anda menyusui. Caranya adalah dengan menyangga salah satu payudara Anda dengan satu tangan, lalu gunakan jempol dan telunjuk Anda di tangan satunya untuk membentuk huruf C. Letakkan jari tersebut di dekat areola Anda dan remas payudara Anda dengan jari tersebut secara perlahan. Ulangi beberapa kali. Setelah beberapa saat, beberapa tetes cairan akan keluar dari puting Anda. Cairan ini akan merangsang keluarnya ASI Anda dan membantu puting Anda agar lebih menonjol sehingga bayi Anda dapat menempel lebih mudah.

  1. Terapkan posisi yang sesuai

Menerapkan posisi yang sesuai saat menyusui sangatlah penting, terutama untuk para ibu dengan puting yang mendelep atau datar. Bereksperimen dengan posisi dan cara memegang payudara Anda ketika menyusui merupakan cara yang baik untuk menemukan apa yang paling nyaman bagi Anda dan bayi Anda. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi posisi yang dapat Anda gunakan.

  • Tarik ke dalam. Saat Anda menyusui, cobalah untuk mengarahkan payudara Anda ke mulut si kecil dengan menarik jaringan payudara Anda yang berada di belakang areola ke belakang terlebih dahulu agar si kecil dapat menempel lebih baik di payudara Anda.
  • C-hold. Memegang payudara Anda dengan teknik ini saat menyusui dapat membantu Anda untuk mengendalikan gerakan payudara Anda sehingga Anda dapat dengan mudah mengarahkan puting Anda ke mulut si kecil. Lakukan teknik ini dengan membentuk huruf C dengan tangan Anda dan letakkan tangan Anda di sekitar payudara Anda sehingga jempol Anda berada di atas payudara Anda dan jari Anda yang lain berada di bawah payudara Anda. Pastikanlah bahwa jari Anda berada di belakang areola. Dengan lembut tekanlah payudara Anda dengan jari Anda sehingga Anda memegang payudara Anda seperti memengang sandwich.
  • V-hold. Teknik ini mempunyai tujuan yang sama dengan teknik C-hold. Anda dapat melakukan teknik ini dengan meletakkan puting dan areola Anda di antara jari telunjuk dan jari tengah Anda, sehingga jari telunjuk dan jari tengah Anda membentuk seperti gunting atau huruf V di sekitar puting dan areola Anda. Jempol dan telunjuk Anda harus berada di atas payudara Anda, dan jari Anda yang lain berada di bawah payudara Anda. Tekan payudara Anda dengan lembut ke belakan untuk membantu mengeluarkan puting Anda.
Baca Juga  ASI Eksklusif

 

Apabila puting Anda kembali masuk kedalam setelah Anda menyusui, maka puting bagian bawah Anda akan menjadi lembab. Hal ini dapat membuat kulit di bagian dasar puting Anda menjadi pecah-pecah. Untuk menghindari hal ini, setelah menyusui, keringkanlah puting Anda terlebih dahulu. Anda juga dapat menggunakan breast shells atau alat lain yang dapat membuat puting Anda menonjol setelah menyusui sampai puting Anda kering.

 

Knowledge is power~

Sumber:

  • https://www.medela.com/breastfeeding/mums-journey/flat-inverted-or-pierced-nipples
  • https://sg.theasianparent.com/nipple-shape-and-breastfeeding
  • https://www.healthline.com/health/parenting/breastfeeding-with-flat-nipples#hold-techniques
  • https://www.llli.org/breastfeeding-info/inverted-flat-nipples/