Di Bidan Kita dengan santai saya bisa memeriksa pembukaannya dan baru pembukaan 1 longgar. Kemudian kami ngobrol panjang, saya tanya tentang riwayatnya dan apa saja persiapannya untuk menghadapi proses persalinan,

Dan saat itu mbak bella berkata bahwa tidak ada persiapan khusus, dia hanya mencoba untuk membayangkan yang indah indah, saat menjelang persalinan namun saat proses pemeriksaan dalam tiba tiba tubunya tegang dan dia panik walaupun sia berusaha untuk tenang.

Singkat cerita esok lusanya mbak Bella datang lagi dan sudah pembukaan 4 cm. Proses pembukaan berlangsung lancar dan mbak Bella cukup tenang dan santai selama masa pembukaan 4 s.d lengkap. Namun ketika pembukaan sudah lengkap dan dia sudah siap untuk melahirkan tiba tiba rasa panik muncul kembali…

“mbak seluruh tubuhku kesemutan…”

panduan-audio-hypnofertility-ads

“mbak aku takut…”

“mbak ini kok pikiranku melayang layang ya…”

Dan banyak sekali keluhannya….dan ketika kami tensi ternyata 160/100 mmHg . padahal sebelumnya 110/70 mmHg.

“mbak aku lemes…”

“mbak kok dari kaki sampai mukaku kesemutan ya…”

Oke dech….mulai ku Oles White Angelica, Peace and calming dan lavender essential oil agar dia lumayan tenang…memang sesaat kemudian tenang dan tensi turun, tetapi sesaat kemudian naik kembali. Setiap kali kontraksi muncul dan rasa ingin mengejan muncul tiba tiba dia terserang panik.

Hingga di satu titik saya pun benar benar stres! Saat itu…saya ambil Joy essential oil dan saya hirup dalam dalam , berharap pikiran saya tetap jernih dan saya tetap bisa tersenyum di hadapannya.

Namun rasa panik itu terus ada, hingga saya pun tercetus ucapan bahwa akan saya rujuk jika tensi tetap tinggi.

Saat itu mbak Bella langsung merengek menolak ide saya. Dia mau melahirkan normal di Bidan Kita.

Puji Tuhan akhirnya semangat dia muncul kembali dan akhirnya tensi turun kembali normal dan mbak bella berhasil melahirkan dengan lancar walaupun teriakannya memecahkan suasana malam dan sempat membuat saya terkaget kaget karena selama ini tidak pernah ada ibu yang melahirkan sambil teriak sekencang itu, rata rata mereka tenang bahkan tersenyum saat melahirkan. Tapi Puji Tuhan..legaaaa…