Bayi baru lahir dapat mengalami hiperbilirubinemia pada minggu pertama kehidupannya berkaitan dengan: (1) meningkatnya produksi bilirubin (hemolisis) (2), kurangnya albumin sebagai alat pengangkut (3) penurunan uptake oleh hati, (4) penurunan konjugasi bilirubin oleh hati, (5) penurunan ekskresi bilirubin, dan (6) peningkatan sirkulasi enterohepatik.

Kenapa Bayi bisa terkena penyakit Jaundice?

Siklus sel darah merah pada bayi lebih pendek daripada orang dewasa. Ini berarti lebih banyak bilirubin yang dilepaskan melalui organ hati bayi anda. Kadang-kadang hati bayi belum cukup matang untuk mengatasi jumlah birubin yang berlebih.

Jaundice terjadi ketika organ hati bayi tidak bisa menghilangkan bilirubin dari darah secara cepat. Bilirubin yang berlebih yang tidak dapat keluar dari tubuh kemudian berkumpul pada kulit bagian putih bola mata.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Kejadian ini umum terjadi pada bayi dengan keadaan berikut:

·         Bayi yang lahir prematur

·         Bayi yang memiliki golongan darah yang berbeda dengan ibunya

·         Bayi yang memiliki kelainan pada hati dan gangguan kesehatan lainnya.

·         Bayi yang kekurangan cairan.

Bagaimana ciri-ciri bayi yang terkena Jaundice?

Anda harus melihat perubahan warna pada kulit bayi anda. Anda juga harus cek bagian putih bola mata bayi dan bagian dalam mulut bayi anda yang berwarna merah muda. Jika itu berwarna kekuningan mungkin bayi anda terkena Jaundice.

Untuk bayi yang lahir cukup bulan, batas aman kadar bilirubinnya adalah 12,5 mg/dl (miligram perdesiliter darah). Sedangkan bayi yang lahir kurang bulan, batas aman kadar bilirubinnya adalah 10 mg/dl

Berikut beberapa gejala bila bayi anda terkena Jaundice:

· Kulit bayi dan bagian putih bola mata berwarna kekuningan. Bayi juga mungkin mengalami kekuningan pada membrane mukosa, seperti pada gusi dan lidah atau pada kuku tangan dan kaki.

· Urine yang berwarna kuning pekat

· Kelihatan lelah dan agak rewel

· Bayi anda kurang cairan/minum

Hiperbilirubinemia yang berhubungan dengan pemberian ASI