Anda dapat mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan dengan mengganti posisi Anda, melakukan teknik pernapasan yang benar, meditasi, atau mendengarkan lagu yang dapat membuat Anda lebih rileks. Namun, hormon yang mempunyai peran terbesar dalam proses persalinan adalah hormon endorphin.

Dalam proses persalinan, oksitosin menimbulkan kontraksi dan tubuh Anda akan mulai mengeluarkan hormon endorphin untuk membantu meredakan rasa sakit. Hormon oksitosin membantu seorang ibu untuk berada di fase meditative dan menemukan cara apa yang dapat bekerja paling baik untuknya.

Intervensi seperti epidural dan Pitocin mengganggu proses alami ini dan dapat mencegah Anda untuk memasuki fase meditatif sehingga Anda tidak bisa mendapatkan manfaat penuh dari hormon endorphin yang dikeluarkan tubuhmu.

Hal ini dapat membuat Anda merasakan rasa sakit yang lebih sakit, ketidaknyamanan, atau kecemasan. Terkadang epidural dapat mencegah Anda untuk mengejan (ibu yang mati rasa tidak dapat mengejan secara efektif) sehingga persalinan Anda akan berlangsung lebih lama dan Anda akan dipenuhi dengan rasa sakit dan pada saat itu tidak ada endorphin untuk membantu.

Bagitu juga dengan Pitocin, ketika Pitocin membuat kontraksi Anda lebih kuat, tubuh Anda tidak didukung dengan penghilang rasa sakit alami yang ada di dalam tubuhmu.

Melahirkan normal merupakan cara ter-aman dan ter-sehat untuk bayi Anda 

Bayi Anda mendapatkan manfaat yang besar ketika Anda melahirkan secara normal. Berikut ini penjelasanya:

Melahirkan secara caesar

Bayi yang dilahirkan secara normal mendapat lebih banyak microbiome, jarang terkena alergi, dan mempunyai resiko obesitas, diabetes, dan asma yang lebih rendah nantinya.

Bayi menerima bakteri bakteri baik melalui jalan lahir yang membantu membangun system imun mereka. Oleh karena itu, bayi yang terlahir secara Caesar biasanya lebih sering terserang bakteri bakteri seperti staphylococcus.

Melewati jalan lahir di persalinan normal juga dapat membantu membentuk kepala dan mengeluarkan cairan ketuban dari paru paru yang nantinya akan mengurangi resiko bayi untuk mengalami masalah pernapasan seperti asma.

Penelitian menemukan hubungan antara melahirkan secara caesar dengan resiko bayi terkena diabetes atau obesitas nantinya. Penelitian yang melibatkan 38.000 persalinan, yang dipublikasikan di jurnal PLoS One, menunjukkan bahwa bayi yang dilahirkan secara Caesar mempunyai resiko obesitas 22% lebih tinggi dibanding bayi yang dilahirkan secara normal dan sebuah meta-analisis terbaru dari 20 penelitian di seluruh dunia melaporkan bahwa C-section dapat meningkatkan resiko terkenanya diabetes tipe 1 sebanyak 20% pada bayi nantinya.

Peneliti mengatakan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh:

  • Trauma saat dilahirkan mungkin dapat merubah aktivitas gen yang ada di dalam bayi
  • Perbedaan bakteri di dalam lambung mungkin dapat berpengaruh kepada kesehatan bayi nantinya
  • Tidak terpapar infeksi saat dilahirkan dapat mengurangi kekebalan anak terhadap bakteri bakteri tersebut. 

Peneliti dari Yale mengatakan bahwa mereka telah menemukan potensi keuntungan yang lain dari melahirkan normal bagi bayi, mereka mengatakan bahwa melahirkan secara normal dapat memicu produksi protein tertentu di dalam otak bayi yang mungkin dapat meningkatkan perkembangan otak bayi.

Epidural & Obat bius

Obat bius mempengaruhi bayi seperti orang dewasa, mereka akan menimbulkan rasa mengantuk, disorientasi, dan penurunan detak jantung. Epidural juga dapat mempengaruhi bayi lewat cara yang beragam.

Kemampuan bayi untuk memproses dan mengeluarkan obat tidak seperti orang dewasa, jadi bahkan dengan hanya sedikit obat epidural ditemukan di aliran darah bayi, penelitian menemukan bahwa bayi membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk mengeluarkan obat tersebut.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa epidural dapat mempengaruhi system imun, detak jantung, dan suplai darah bayi saat lahir.

Kesimpulannya, epidural telah terbukti untuk mempengaruhi bayi dalam hal berikut:

  • Menyebakan perubahan detak jantung bayi yang mungkin dapat menyebabkan harus dilaksanakannya cesarean
  • Menekan sistem tubuh bayi yang bertugas yntuk mengeluarkan obat obatan tersebut dari tubuhnya
  • Mempengaruhi hasil APGAR (suatu metode untuk menilai kondisi kesehatan bayi yang baru lahir yang meliputi warna kulit, denyut jantung, respon refleks, tonus otot/keaktifan, dan pernapasan) dan meningkatkan kemungkinan harus dilaksanakannya resusitasi/CPR pada bayi
  • Mempunyai pengaruh pada saat menyusui nantinya

Melahirkan normal merupakan cara ter-aman dan ter-sehat untuk Anda

Melahirkan secara normal juga mempunyai berbagai manfaat untuk Anda. Berikut ini penjelasannya:

Melahirkan secara Caesar

Kenyataanya adalah bedah Caesar adalah operasi perut besar dengan efek samping yang meliputi perdarahan berat, bekas luka, infeksi, reaksi terhadap anestesi (seperti mual dan muntah) dan, tentu saja, waktu pemulihan yang lebih lama.