Kontak kulit-ke-kulit membantu menyimpan suhu hangat saat bayi lahir juga membantu untuk awal menyusu yang baik. Bahkan, ketika bayi diletakkan di perut ibu segera setelah lahir dan dibiarkan merangkak sampai dengan payudara, cari puting, menempel dan menyusu. Ini adalah peristiwa yang menakjubkan yang dihasilkan dan menghasilkan tingkat oxytocin tinggi.

Dan ketika bayi menyusu payudara ibu ini akan merangsang pelepasan hormone oksitosin yang membuat ASI memancar keluar, tak hanya itu hormone oksitosin yang terlepas juga menyebabkan rahim berkontraksi lebih lanjut, mengendalikan perdarahan postpartum, dan meningkatkan pemulihan keseluruhan untuk ibu yang telah melahirkan.

IMG_6707

Jadi bagaimana bidan, dokter, pendamping persalinan membantu memaksimalkan oksitosin saat proses persalinan dan menyusui?

panduan-audio-hypnofertility-ads

Lingkungan yang optimal untuk membantu aliran oksitosin adalah lingkungan yang sepi, redup, dan Hommy, dimana si ibu bisa merasa dekat dengan pendampingnya, dan merasa aman. ¬†Kurangnya privasi, ketakutan, dan ketegangan selama kelahiran dapat mengaktifkan reaksi “fight or flight”, menyebabkan pelepasan hormon stres seperti kortisol dan vasopressin. Justru menekan pelepasan hormone oksitosin.

Banyak langkah yang dapat diambil sebelum proses persalinan untuk meredakan ketegangan selama persalinan.

 

– Mengikuti kelas ibu hamil yang bermutu, ikut di kelas relaksasi hypnobirthing bisa menjadi pilihan yang bijak

– Berbicara dan komunikasikan kepada bida atau dokter yang akan membantu anda bersalin tentang harapan-harapan Anda pada proses persalinan.

– Belajar langkah-langkah untuk meningkatkan kenyamanan, meningkatkan kepercayaan diri menghadapi kelahiran dan mengurangi stres.

– Mencari pendamping persalinan (bidan) untuk dukungan persalinan dapat memberikan bantuan tidak hanya selama kelahiran, tetapi selama waktu kehamilan, dengan memberikan pendidikan dan ruang yang aman untuk mendiskusikan harapan dan ketakutan.

– Selama melahirkan, bantu ibu menemukan “ruang aman” dengan meredupkan lampu, menjaga kebisingan seminimal mungkin, dan menghormati permintaan dia untuk disentuh (atau tidak disentuh)-menjaga agar stres rendah. Menghormati keinginan ibu untuk melahirkan dengan posisi apapun yang baginya merasa nyaman dan mendukung insting nya, bila mungkin secara medis, juga membantu.