Kehamilan merupakan proses alami, bukan milik si calon ibu saja melainkan milik pasangan juga. Dalam kondisi seperti ini, suami bukan hanya bertanggungjawab pada persiapan dana persalinan belaka. Saat ini kematian ibu hamil di Indonesia salah satunya akibat kurangnya peranan keluarga khususnya suami, dalam proses kehamilan, persalinan dan pasca persalinan.

 

Selain memberi semangat kepada ibu, menemani istri selama proses persalinan secara tidak langsung mengajarkan suami untuk bisa lebih menghargai pasangannya. Yang terpenting, keterlibatan suami juga bisa membentuk ikatan batin antara ayah dan anak.

Jadi jangan ragu untuk melibatkan suami dalam persalinan. Agar suami tidak bingung, alangkah baiknya ajak suami anda saat periksa ke bidan/ dokter maupun saat mengikuti kelas ibu hamil. Dengan demikian saat persalinan suami lebih siap dan sabar mendampingi Anda.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Berikut ini berbagai keuntungan yang akan anda dapatkan saat melibatkan suami dalam persalinan:

1. Ikut bertanggungjawab mempersiapkan kekuatan mental istri dalam menghadapi persalinan.

2. Walau kehadirannya hanya sebatas menemani, memegang tangan istri, mencium dan membisikkan kata-kata yang menghibur tapi hal ini dapat memberikan dorongan kekuatan mental yang ekstra bagi istri

3. Kehadiran suami, bisa membantu untuk melakukan hal-0hal yang dapat mengalihkan perhatian anda selam proses kelahiran sambil ikut membantu mengukur waktu kontraksi.

4. Sentuhan suami dengan mengusap punggung anda sangat membantu

5. Menjadi titik focus dan bernafas bersama Anda pada saat kontraksi.

Sampaikan kepada suami untuk selalu mengikuti keinginan anda saat rasa sakit tersebut mulai terasa. Ini bertujuan agar kondisi psikologis si ibu sedikit lebih rileks.

nah suami juga musti belajar dan mengikuti kelas ibu hamil, agar suami tau dan mengerti apa saja yang musti dia lakukan saat mendampingi istri tercintanya bersalin.

kunjungi bidankita, ikuti programnya dan rasakan manfaatnya.

salam hangat

bidankita