Bagaimana Sebaiknya Anda Mempersiapkan Diri Untuk Puasa?

Perencanaan sangat penting untuk membuat puasa lebih mudah selama bulan puasa , karena tubuh mu sudah siap :

  1. Batasi asupan zat adiktif dan kebiasaan Anda satu hingga dua minggu sebelum Anda mulai berpuasa. Bisa jadi teh, kopi, soda, rokok, atau alkohol. Ini akan mengurangi kemungkinan gejala adiktif yang mungkin Anda alami saat puasa, dan juga mengurangi racun dalam tubuh.
  2. Lakukan perubahan pada diet Anda satu atau dua minggu sebelum Anda mulai berpuasa. Kurangi gula, lemak tinggi, makanan yang dipanggang, cokelat, dan permen. Kurangi konsumsi daging dan produk susu; dan justru mulailah makan lebih banyak buah dan sayuran mentah atau matang.
  3. mUlailah biasakan diri untuk mengkonsumsi banyak cairan termasuk air, jus sayuran dan jus buah. Ini akan menjaga tubuh Anda terhidrasi selama beberapa waktu.
  4. Tidur cukup di malam hari sehingga tubuh terbiasa dengan rutinitas dan melakukan puasa di siang hari.
  5. Lakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah ada kemungkinan komplikasi seperti anemia atau diabetes gestasional. Setelah Anda mulai berpuasa, Anda harus melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kadar gula darah.
  6. Bicaralah dengan atasan Anda mengenai manajemen pekerjaan Anda – apakah mengambil pilihan pekerjaan dari rumah atau mengurangi jam kerja sehingga Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu di luar rumah.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Apa Tanda Peringatan Saat Berpuasa?

Anda harus mengakhiri puasa ketika Anda mulai mengalami gejala-gejala berikut:

  1. Berat badan menurun atau justru bertambah dengan drastis.
  2. frekuensi buang air kecil berkurang atau urin berwarna gelap yang bisa menjadi tanda dehidrasi.
  3. Konstipasi, gangguan pencernaan, sakit kepala, lesu, demam, mual dan muntah.
  4. Penurunan gerakan bayi atau persalinan seperti rasa sakit
  5. Jika gejalanya tidak mengkhawatirkan, Anda dapat melanjutkan puasa, tetapi saat berbuka puasa, dan makanlah dengan sehat.

Apa Cara Terbaik Untuk Berbuka Puasa?

  1. Buka puasa dengan berbagai makanan dan minuman sehat Termasuk karbohidrat kompleks (seperti biji-bijian dan biji-bijian), makanan serat tinggi makanan (sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan kering). Karena bahan makanan ini mengandung energi tinggi dan mencegah sembelit.
  2. Kurangi makanan manis karena meningkatkan kadar gula darah, dan justru bisa menyebabkan pusing.
  3. Pilih opsi yang lebih sehat seperti buncis dan kentang daripada makanan tinggi lemak dan olahan.
  4. Telur, daging, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan juga mengandung tinggi protein yang bagus dan yang mendukung pertumbuhan bayi Anda.
  5. Konsumsi banyak air dan cairan di antara waktu makan, dan hindari minuman berkafein.