Ketika Anda terkena mastitis, Anda mungkin bertanya tanya apakah Anda masih dapat menyusui atau tidak, dan jawabannya bukan lagi boleh, tapi harus. Menyusui dengan sering (8 sampai 12 kali dalam periode 24 jam) dapat mengosongkan ASI Anda, menghilangkan infeksi pada payudara Anda, dan mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, antibiotik yang Anda gunakan juga seringkali tidak berbahaya untuk si kecil.

Cobalah untuk mulai menyusui dengan payudara yang terkena mastitis. Ketika Anda sedang tidak menyusui, cobalah untuk memompa ASI Anda. Usahakan bahwa saat Anda menyusui, bayi Anda diposisikan dengan baik dan menempel di payudara Anda dengan benar. Anda dapat meminta bantuan konsultan ASI, provider Anda, atau orang disekitar Anda untuk membantu Anda menemukan posisi yang terbaik untuk menyusui. Sebelum menyusui, cobalah untuk mengeluarkan sedikit ASI agar payudara Anda lebih lunak dan bayi Anda dapat menyusu denga lebih mudah. Anda juga dapat memijat payudara yang terkena mastitis dengan air hangat atau menggunakan kompres hangat sebelum menyusui.

Perbedaan mastitis dengan ASI tersumbat

Mastitis seringkali terjadi karena ASI tersumbat, sehingga gejala mastitis seringkali lebih intens daripada gejala ASI tersumbat.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Baik mastitis maupun ASI tersumbat seringkali dapat menyebabkan benjolan di payudara Anda. Namun, apabila Anda memiliki ASI tersumbat, rasa sakit yang Anda rasakan akan ada di sekitar area benjolan, sedangkan untuk mastitis, seluruh payudara Anda akan terasa sakit dan bengkak. Selain itu, payudara Anda juga akan terlihat merah dan terasa hangat ketika disentuh.

Terakhir, tidak seperti ASI tersumbat, mastitis pada umumnya mempengaruhi seluruh tubuh. Anda akan memiliki gejala seperti flu termasuk demam, menggigil, dan perasaan lelah letih lesu.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan

Apabila Anda mengalami mastitis, cobalah untuk mengatasinya secepat mungkin. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan apabila Anda terkena mastitis:

  • Kosongkan payudara Anda

Usahakan untuk selalu mengosongkan payudara Anda. Anda dapat melakukannya dengan menyusui si kecil atau memompa ASI Anda lebih sering dari biasanya. Anda tidak perlu khawatir karena ASI Anda cukup aman dikonsumsi oleh si kecil walaupun Anda terkena mastitis. Ketika Anda menyusui, pastikan bahwa ASI Anda benar-benar keluar. Pastikan juga bahwa bayi Anda menempel dengan baik saat Anda menyusui.

  • Gunakan kompres panas dan dingin

Gunakanlah kompres dingin di payudara yang terkena mastitis untuk mengurangi pembengkaan dan mengurangi rasa sakit. Sebelum sesi menyusui, gunakanlah kompres hangat untuk beberapa menit untuk membantu ASI Anda keluar dan membantu meredakan rasa sakit.

  • Istirahat

Istirahat yang cukup sangatlah penting saat Anda terkena mastitis. Walaupun rasanya mustahil, namun usahakanlah untuk mendapat istirahat yang cukup. Apabila memungkinkan, mintalah pasangan Anda untuk mengambil cuti atau mintalah bantuan orang orang terdekat Anda sehingga Anda dapat fokus mengurusi diri Anda sendiri. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu merasa bersalah karena Anda butuh istirahat untuk sembuh.

  • Gunakan essential oils

Penelitian mengatakan bahwa essential oil dapat membantu mengatasi mastitis. Contohnya, tea tree oil mengandung senyawa bernama terpinen-4-ol yang memiliki properti anti bakteri, anti jamur, dan dapat meredakan pembengkaan. Anda dapat mendilute oil tersebut dengan carrier oil seperti V-6, VCO, atau lainnya. Namun, pastikan untuk mencuci area payudara yang akan terkena mulut bayi Anda sebelum menyusui.

  • Pijat payudara Anda

Teknik pijatan yang paling efektif adalah ketika Anda melakukannya sembari menyusui si kecil dan di arah payudara anda. mulailah dengan ibu jari diatas area payudara yang terkena mastitis dan tekan dengan perlahan sembari menggerakkan jempol Anda ke bawah ke arah puting. Apabila Anda tidak yakin area mana yang harus dipisat, rasakan area yang terasa keras atau memiliki benjolan. Apabila payudara Anda terasa lebih baik ketika dipijat, Anda juga dapat memijat payudara Anda ketika Anda mandi.

  • Minumlah banyak cairan

Minum banyak cairan dapat membantu mempertahankan produksi ASI Anda. Lebih banyak ASI yang Anda produksi berarti lebih banyak sesi menyusui yang dapat Anda lakukan dan lebih banyak kesempatan untuk menghilangkan sumbatan dan rasa tidak nyaman di payudara Anda.

  • Gunakan obat penghilang rasa sakit

Anda tidak perlu membiarkan rasa sakit, demam, dan bengkak yang Anda alami. Obat seperti acetaminophen, ibuprofen, atau parasetamol dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit, demam, dan pembengkaan yang Anda alami. Namun, ingatlah untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan provider Anda sebelum mengkonsumsi obat-obat tesebut.