Bagaimana cara mencegahnya?

Ketika berurusan dengan mastitis, kabar buruknya, tidak ada cara yang dapat menjamin bahwa Anda tidak akan terkena mastitis, tapi kabar baiknya adalah ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi resiko terjadinya mastitis. Beberapa hal tersebut diantara lain adalah:

  • Pastikan bawa bayi Anda memiliki posisi yang baik dan menempel dengan benar
  • Obati puting yang luka atau pecah-pecah (Anda dapat melakukannya dengan menggunakan krim lanolin, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai puting pecah-pecah, klik disini)
  • Sering-sering menyusui atau memompa ASI
  • Segera tangani apabila Anda memiliki ASI tersumbat (ASI tersumbat yang tidak ditangani dengan baik dapat berubah menjadi mastitis)
  • Konsultasikan dengan provider Anda mengenai konsumsi lecithin apabila Anda mengalami mastitis berulang (Lechitin merupakan zat lemak yang diduga dapat membuat ASI Anda lebih encer dan tidak begitu lengket sehingga mengurangi resiko ASI tersumbat)

Kapan harus mencari bantuan medis?

Segera hubungi provider Anda apabila Anda mengalami beberapa hal sebagai berikut:

panduan-audio-hypnofertility-ads
  • Deman Anda berlangsung lebih dari 8-24 jam
  • Demam Anda meningkat hingga lebih dari 38,4°C
  • Payudara Anda lebih merah, panas, dan bengkak dari biasanya
  • Anda menyadari adanya nanah atau darah di ASI Anda
  • Anda melihat semburat merah di payudara Anda dari areola hingga di bawah tangan
  • Puting Anda terkena infeksi
  • Anda menggigil dan tak kunjung membaik

 

Knowledge is power~

Sumber:

https://www.breastfeeding.asn.au/bf-info/common-concerns–mum/mastitis

https://www.healthline.com/health/breastfeeding/home-remedies-for-mastitis

https://www.nct.org.uk/baby-toddler/feeding/common-concerns/mastitis-symptoms-and-treatment

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22799106/

https://www.whattoexpect.com/mastitis.aspx