Berikut ini adalah beberapa tanda tanda yang dapat menunjukkan bahwa bayi Anda telah turun panggul:

  1. Perubahan bentuk perut

Anda mungkin akan menyadari bahwa bentuk perut Anda berubah ketika bayi Anda sudah turun panggul. Perut Anda menggantung lebih rendah dan terdapat lebih banyak ruang diantara payudara Anda dan perut bagian atas Anda. 

panduan-audio-hypnofertility-ads
  1. Tekanan pada panggul meningkat

Salah satu hal yang dapat menandakan bahwa bayi Anda sudah masuk panggul adalah adanya tekanan yang terkadang menyebabkan rasa sakit di area panggul. Hal ini terjadi karena kepala bayi Anda menekan ligamen yang ada di panggul Anda. Rasa sakit yang Anda alami mungkin terjadi ketika Anda berada di posisi tertentu atau melakukan gerakan tertentu. Rasa sakit juga dapat timbul secara tiba-tiba, yang biasanya terjadi ketika bayi Anda bergerak untuk mengatur posisi.

Ingatlah walaupun rasa sakit pada panggul dapat menjadi tanda bahwa kepala bayi Anda sudah turun panggul, namun konsultasikanlah dengan provieder Anda apabila Anda merasakan rasa sakit secara terus menerus. Sama halnya jika rasa sakit tersebut disertai dengan gejala lain seperti demam, pendarahan, atau keluarnya air ketuban. 

  1. Anda dapat bernafas lebih mudah

Ketika bayi Anda sudah turun panggul, tekanan yang sebelumnya ada pada diafragma Anda akan berkurang, sehingga Anda dapat bernafas dengan lebih mudah. 

  1. Cairan vagina meningkat

Ketika bayi Anda turun panggul, kepala bayi Anda akan menekan serviks Anda. Tekanan ini akan membantu serviks Anda yang mulanya tebal menjadi untuk menipiskan diri dan mempersiapkan diri untuk persalinan. Di dalam serviks Anda, terdapat banyak cairan vagina, sehingga ketika serviks Anda menipiskan diri, cairan vagina tersebut dapat keluar.

Cairan vagina yang keluar di minggu-minggu akhir kehamilan Anda dapat berupa lendir kental atau seperti air yang mengalir secara tiba tiba. Hal ini menyebabkan ibu yang kemudian mengira bahwa cairan tersebut adalah cairan ketuban yang rembes. Salah satu cara untuk membedakan cairan ketuban dengan cairan vagina adalah dengan menggunakan kertas lakmus. Gunakanlah kertas lakmus berwarna merah. Apabilah yang keluar merupakan cairan ketuban maka kertas lakmus akan berubah menjadi warna biru. Hal ini dikarenakan karena kertas lakmus mempunyai sifat asam sedangkan air ketuban memiliki sifat basa. 

  1. Sering buang air kecil

Ketika bayi Anda sudah turun panggul, kepala bayi Anda akan memberi tekanan pada kandung kemih Anda, membuat Anda lebih sering buang air kecil.

  1. Rasa lapar

Ketika bayi Anda turun panggul, tekanan pada lambung Anda akan berkurang dan heartburn yang Anda alami juga akan berkurang. Hal ini dapat membuat Anda lebih mudah merasa lapar dan membuat Anda makan lebih banyak. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai heartburn selama kehamilan, klik disini.

  1. Kontraksi palsu

Tekanan kepala bayi pada serviks dapat menstimulasi serviks dan menyebabkan kontraksi palsu. Untuk mengetahui perbedaan antara kontraksi palsu dan kontraksi asli, klik disini.