2) Jumlah disuntikkan Vit K adalah 20.000 kali lebih tinggi dari kadar vitamin K pada bayi saat lahir. Ukuran dosis yang diberikan didasarkan pada nilai-nilai orang dewasa normal. Selain itu, suntikan mungkin juga mengandung bahan pengawet yang dikenal racun bagi bayi.

3) Dosis Vitamin K adalah penyebab penyakit kuning pada bayi baru lahir. Sebuah obat untuk satu penyakit yang dirasakan kemudian menjadi penyebab timbulnya penyakit yang lain.

4) Kolostrum yang terkandung di ASI, adalah kaya Vitamin K. Dengan demikian, bayi yang disusui segera setelah dilahirkan akan menerima sumber Vitamin K alami, dalam banyak kasus secara signifikan meningkatkan tingkat Vitamin K.

5) Vitamin K diserap oleh usus dari makanan yang kita makan. Namun, suntikan intramuskular adalah salah satu cara yang mmem- by passes usus dantubuh tidak dirancang untuk menerima itu.

panduan-audio-hypnofertility-ads

6) Kelahiran adalah pengalaman sensorik yang luar biasa bagi bayi – dingin, lapar, dibutakan oleh cahaya, merasakan sentuhan kain atau tarikan gravitasi, jarum yang menusuk ke dalam tubuh dan menimbulkan rasa sakit bukanlah cara lembut untuk memungkinkan sistem sensorik untuk secara bertahap menyesuaikan diri dengan dunia luar. Tanpa sadar, ia mengirimkan pesan bahwa alam dan bumi tidaklah ramah!

Solusi Sederhana

1. Minimalkan intervensi dan penggunaan obat nyeri untuk mengurangi risiko perdarahan intercranial. Intervensi seperti anethesia epidural, iv narkotika, pemantauan janin internal, induksi, dan persalinan dengan operasi termasuk ekstraksi forseps dan vakum (ventouse) meletakkan bayi pada risiko lebih besar terkena memar dan perdarahan intercranial selama atau segera setelah lahir. Merencanakan persalinan dengan intervensi yang rendah akan membatasi risiko terhadap bayi dan ibu dengan mengurangi risiko yang terkait dengan intervensi ini.

2. Pertimbangkan meminta dosis oral daripada suntikan. Hal ini menghilangkan overdosis dan mengurangi risiko perdarahan dan kuning, serta rasa sakit dari suntikan dan paparan bahan pengawet berbahaya. Juga, Vitamin K diserap melalui usus. Meskipun hal ini mungkin tampak seperti sebuah solusi yang mudah, pastikan untuk mendiskusikan pilihan ini pertama dengan dokter anda. Karena rumah sakit sudah terbiasa dengan prosedur operasi standar, bisa sulit bagi mereka untuk menentukan dengan benar dosis oral untuk bayi Anda.