Peristiwa persalinan adalah peristiwa yang fisiologis sebenarnya dan haruslah tetap dipandang sebagai proses fisiologik yang normal dimana sebagian besar ibu akan mengalaminya tanpa komplikasi. Beru-baru ini salah satu member group facebook Gentle Birth Untuk Semua sharing tentang persalinannya yang terjadi di rumah dan ditolong oleh suaminya sendiri. Dan hal ini sangat mungki terjadi dimana Kadangkala ketika di dalam perjalanan menuju sarana kesehatan (rumah bersalin atau rumah sakit) atau ketika menunggu bidan datang, proses persalinan telah berlangsung atau bisa juga terjadi ibu tersebut merasa belum waktunya untuk bersalin tetapi tanda-tanda persalinan sudah datang dengan tiba-tiba. Hal ini adalah wajar karena memang persalinan bisa maju dari waktu yang diperkirakan.

Bisa dibayangkan betapa cemas dan gugupnya bagi orang awam yang hendak menolong persalinan tersebut, selain karena rasa tegang juga adanya rasa tidak percaya diri untuk membantu persalinan.

Namun sangat penting bagi penolong persalinan sebuah ketenangan karena selain sebagai support moril, juga akan membuat ibu yang hendak bersalin menjadi merasa nyaman dan bagi si penolong menjadi lebih bisa berpikir dengan logis.

Nah berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan apabila Anda menjadi orang yang berada di dalam kondisi dimana Anda diharuskan menjadi penolong persalinan secara darurat.

Pertama

Tenangkan diri Anda, jangan biarka rasa panik melanda dan menguasai Anda. Jika Anda adalah suaminya, maka usahakan tenang dan berikan support secara mental dan berikan sugesti pada sang ibu supaya dia tidak takut dan tidak panik.

Tanyakan kepadanya, tentang apa yang dia rasakan saat itu, Apakah sudah merasakan tanda-tanda untuk persalinan, yaitu sudah keluar lendir darah, adanya mulas yang adekuat atau terus-menerus (terjadinya kontraksi yang kuat dengan jarak waktu setiap 2-3 menit sekali, kontraksi juga bisa Anda rasakan dengan meletakan telapak tangannya di atas perut ibu dan jika dinding perut ibu menegang (seperti saat anda memegang dahi) itu adalah tanda adanya kontraksi), serta keluarnya air ketuban. Kadang tanda-tanda keluarnya lendir darah dan air ketuban belum ada, tapi mulas sudah ada. Mungkin juga tak terasa mulas, tapi hanya terasa tegang di daerah bawah pusar disertai penekanan di daerah bawah dan pinggang, bisa jadi kepala sudah turun. Akibat adanya dorongan kepala bayi ke anus, maka ibu akan merasakan dorongan ingin mengejan atau ingin buang air besar. Jadi sangat penting bagi Anda untuk menanyakan apakah ibu sudah merasakan seperti hendak BAB (buang Air Besar)