Setelah memposting artikel tentang pre eclampsia, eclampsia dan HELLP Syndrome, hal yang bisa saya lakukan disini adalah memotivasi Anda semua untuk kembali lebih Aware dengan tubuh Anda dan mulai menjaga kesehatan Anda.

Dan idealnya, adalah : Anda mempersiapkan diri sejak sebelu hamil. Jadi hamil itu bukan ASAL HAMIL, namun hami yang direncanakan. Kenapa? Karena ada banyak sekali perubahan yang Akan Anda alami selama masa kehamila. Sehingga Kehamilan yang tidak direncanakan dengan baik dapat memberi dampak buruk bagi ibu dan bayinya. Banyak nutrisi yang diperlukan sebelum dan selama kehamilan yang harus Anda persiapkan. Pada kehamilan juga terjadi berbagai perubahan pada tubuh ibu dan harus dipersiapkan dengan baik, sehingga ibu terhindar dari komplikasi selama kehamilan.

Perlu Anda ingat bahwa, semakin kesini semakin banyak komplikasi terjadi pada masa kehamilan dan proses persalinan. Dan semuanya bukan tanpa sebab! Salah satunya adalah karena Anda yang punya tubuh tidak mau memberdayakan diri.

 

Contoh yang nyata dan sangat berhubunga dengan artikel yang sebelumnya saya tulis adalah tentang kasus HIPERTENSI KEHAMILAN.

 

sekitar 1 dari 10 kehamilan, ibu mengalami tekanan darah tinggi, protein dalam urin dan retensi cairan selama paruh kedua kehamilan – suatu kondisi yang dapat memicu komplikasi kehamilan yang disebut preeklampsia. Jika tidak diobati, ini dapat secara serius mempengaruhi perkembangan bayi dan, dalam beberapa kasus, dapat berkembang menjadi eklampsia, suatu kondisi yang berpotensi mengancam jiwa

 

Apa Penyebab Kehamilan Tekanan Darah Tinggi?

Kehamilan tekanan darah tinggi didefinisikan sebagai tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHg. Hal ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang parah pada ibu dan bayi jika terus berlanjut setelah kehamilan 20 minggu. Beberapa kemungkinan penyebab tekanan darah tinggi selama kehamilan adalah:

 

  1. Kelebihan berat badan atau obesitas pada saat pembuahan
  2. Masalah gaya hidup seperti merokok atau konsumsi alkohol
  3. Gaya hidup menetap tanpa olahraga
  4. Kehamilan ganda
  5. Usia ibu di atas 40 tahun pada saat hamil
  6. Kehamilan pertama atau teknik kehamilan yang dibantu
  7. Riwayat keluarga preeklamsia, atau hipertensi kronis