#sumber gambar diambil dari : http://www.babyhopes.com/articles/the-relationship-between-pcos-and-primary-amenorrhea.html

Sindroma ovarium polikistik (PCOS-Polycystic Ovary Syndrome) adalah endokrinopatia utama yang terjadi pada wanita pada masa reproduksi dan diperkirakan mengenai lebih dari 10% populasi. Pada tahun 1935, Stein dan Leventhal menggambaran adanya penderita amenorea dan infertil dan disertai dengan pembesaran ovarium berikut sejumlah kista kecil di dalamnya.

 

(PCOS) merupakan masalah kesehatan alami seorang wanita yang dapat mempengaruhi:

– Siklus menstruasi

– Kemampuan untuk memiliki anak

– Hormon

– Jantung

– Pembuluh darah

– Penampilan

Dengan PCOS, perempuan biasanya memiliki:

– Tingginya kadar androgen. Ini kadang-kadang disebut hormon pria, meski wanita juga memproduksinya, namun dalam skala kecil.

– Mens yang tidak teratur

– Banyaknya Kista di indung telur mereka

Berapa banyak wanita yang menderita PCOS?

Antara 1 dari 10 dan 1 dari 20 perempuan usia subur memiliki PCOS. dan ini dapat terjadi pada anak perempuan yang masih berusia 11 tahun.

 

Apa yang menyebabkan PCOS?

Penyebab PCOS tidak diketahui. Tetapi kebanyakan ahli berpikir bahwa beberapa faktor, termasuk genetika sangat berperan. Wanita dengan PCOS lebih mungkin memiliki ibu atau saudara perempuan dengan PCOS.

Masalah utama yang mendasari PCOS adalah ketidakseimbangan hormon. Pada wanita dengan PCOS, ovarium membuat androgen lebih banyak dari biasanya. Androgen adalah hormon laki-laki walaupun perempuan juga memproduksinya. Tingginya kadar hormon ini mempengaruhi perkembangan dan pelepasan telur selama ovulasi.

Para peneliti juga berpikir insulin mungkin berhubungan dengan PCOS. Insulin adalah hormon yang mengontrol perubahan gula, pati, dan makanan lainnya menjadi energi bagi tubuh untuk digunakan atau disimpan. Banyak wanita dengan PCOS memproduksi terlalu banyak insulin dalam tubuh mereka karena mereka memiliki masalah dalam memproduksinya. Kelebihan insulin tampaknya meningkatkan produksi androgen. Tingginya kadar androgen dapat menyebabkan:

– Jerawat

– Pertumbuhan rambut yang berlebihan

– Berat badan

– Masalah dengan ovulasi

 

Apa saja gejala PCOS?

Gejala-gejala PCOS dapat bervariasi dari wanita untuk wanita. Beberapa gejala PCOS mencakup: