warton jelly

Plasenta adalah salah satu organ yang paling ajaib. Di dalam tali pusar manusia adalah dua arteri dan satu vena. Vena membawa darah beroksigen dari plasenta ke bayi, dan arteri membawa produk-produk limbah dan darah terdeoksigenasi keluar dari tubuh bayi, kembali ke plasenta. Sirkulasi janin sangat kompleks dan melibatkan pembukaan antara kedua sisi jantung, dan pencampuran darah yang mengandung oksigen dan terdeoksigenasi. Ini adalah proses yang cukup sederhana tetapi penting sekali untuk pengembangan bayi yang sehat.

 

Tali pusat adalah kehidupan-hubungan antara ibu dan bayi, menjembatani kesenjangan antara sirkulasi ibu dan sirkulasi bayi. Di saat-saat pertama setelah lahir, perubahan fisiologis yang sangat besar terjadi pada bayi, tali pusat, dan plasenta untuk memastikan bayi bernafas, pertukaran gas, dan beredar darah sendiri untuk pertama kalinya. Bagian dari pergeseran yang melibatkan Wharton Jelly.

 

Bagian dalam tali pusat mengandung semacam zat yang disebut Wharton jelly. Wharton jelly ini berbentuk seperti semacam gelantin atau agar-agar, yang diidentifikasi dan dijelaskan oleh Dr Thomas Wharton di tahun 1656, memang kelihatannya ini tidak sangat penting pada pandangan pertama,. Namun ternyata Wharton Jelly ini memiliki tugas penting melindungi pembuluh darah yang ada di dalam tali pusat. Wharton jelly seperti membungkus dan menyelimuti pembuluh darah di tali pusat layaknya adonan telur yang mengelilingi kacang menjadi kacang telur ;). Ketika Wharton Jelly tersebut ada dalam jumlah yang cukup banyak di dalam tali pusat, maka tali pusat akan semakin sehat, karena mengelilingi dan menyelimuti pembuluh darah dengan baik ini mungkin bisa membuat talipusat bengkok, dan membuat talipusat semakin lentur sehingga ketika tali pusat tersebut melintir, melilit atau menyimpul wharton jelly ini membuat aliran darah antara ibu dan bayi tidak terganggu.

Ada kondisi tertentu yang berkaitan dengan jumlah Wharton jelly di dalam tali pusat yang tidak memadai atau dengan gel yang tidak konsisten di seluruh tali pusat atau Wharton Jelly ini tidak secara merata dan tidak dalam jumlah yang cukup menyelimuti dan melindungi pembuluh darah di tali pusat maka saat terjadi lilitan atau tekukan di tali pusat, ini dapat membuat aliran darah menjadi terganggu. Jadi kemungkinan erburukpun dapat terjadi yaitu menyebabkan kematian janin, atau tekanan atau kematian saat melahirkan.