Sebagai contoh, kebanyakan rumah sakit ketika seorang ibu sudah masuk ke ruang bersalin secara otomatis di “paksa” untuk berbaring dan dibatasi untuk bergerak bahkan seringkali mereka dipasangi infus yang mungkin sebenarnya tidak atau belum perlu di pasang sehingga ibu bersalin tidak bisa bergerak dengan nyaman dalam menanggapi kontraksi yang terjadi dalam tubuhnya.

Karena tidak bisa bergerak maka ibu bersalin akan merasa tidak nyaman dan akhirnya dia mulai meragukan bahwa dia bisa mengelola rasa sakit dan intensitas kontraksi dalam persalinan. hingga Tiba-tiba seorang wanita mulai kehilangan fokus dan keyakinan bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Fakta 6: Bayi yang Lahir Tanpa anestesi akan lebih Sehat dan  Kuat

Bayi yang lahir tanpa obat nyeri (dari epidural) lebih waspada dan terjaga setelah dilahirkan. Mereka memiliki Apgar skore lebih tinggi saat lahir. Mereka memiliki pola tidur yang lebih baik, dan umumnya lebih nyaman dan tenang.

panduan-audio-hypnofertility-ads

 

Fakta 7: Bayi Lahir yang lahit secara Alami Memiliki tingkat kesuksesan menyusui lebih tinggi. 

Ada bukti statistik yang menunjukkan bahwa ibu yang memiliki persalinan alami,  lebih cenderung untuk memulai menyusui lebih cepat dan mudah, membuat ASI lancar, dan berhasil menyusui selama enam bulan atau lebih.

Mengingat bahwa kita tahu menyusui memiliki manfaat kesehatan ganda untuk ibu dan bayi, sehingga Melahirkan alami memiliki dampak yang besar bagi bayi.

Fakta 8: Ibu yang melahirkan secara alami jarang mengalami post partum blues

Percaya atau tidak, ibu yang melahirkan bayi mereka secara alami :
– tidak terlalu  lelah setelah persalinan,

-stres emosional dan fisik akibat prose persalinan sangat minim

– memiliki energi LEBIH dalam 24 jam setelah Melahirkan.
selain itu Bayi Anda menjadi jauh lebih tenang.

Mari Berdayakan diri Anda
siapkan segalanya demi sang buah hati dan keluarga

salam hangat