Selama ini terdapat banyak misteri dan mitos yang meliputi anak kembar. Selain itu, anak kembar juga telah menarik perhatian para peneliti, bahkan sejak abad ke-5 SM. Namun apa sebenarnya yang menyebabkan anak kembar? Apa yang harus Anda lakukan apabila Anda menginginkan anak kembar? Di artikel kali ini kita akan membahas menganai faktor yang dapat menyebabkan anak kembar.

Bagaimana anak kembar terjadi?

Secara umum, anak kembar dapat digolongkan menjadi dua, kembar identik dan kembar non identik atau fraternal. Kembar identik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi terbelah menjadi dua embryo yang berbeda. Embrio yang terbelah tersebut bersifat monozigotik yang artinya mereka memiliki gen yang identik dan akan membentuk anak kembar dengan jenis klamin dan penampilan yang sama. Kembar non identik atau fraternal terjadi ketika terdapat dua sel telur di dalam rahim ketika pembuahan terhadi dan keduanya dibuahi oleh sel sperma. Kedua sel telur tersebut lalu akan membentuk embrio yang dizigotik yang berarti mereka tidak memiliki gen yang identik. Embrio ini nantinya akan membentuk anak kembar dengan penampilan yang berbeda dan bahkan terkadang juga jenis kelamin yang berbeda.

panduan-audio-hypnofertility-ads

Seiring dengan meningkatnya praktik bayi tabung atau obat kesuburan, tingkat bayi kembar juga turut meningkat. Menurut CDC (Centers for Diseas Control and Prevention), sejak 1980, tingkat kelahiran bayi kembar telah meningkat sebanyak lebih dari 75 persen. Walaupun tingkat kelahiran anak kembar meningkat, namun anak kembar non identik lebih sering dijumpai daripada kembar identik karena seringkali dalam praktik bayi tabung, tenaga kesehatan sengaja menaruh dua embrio yang telah dibuahi ke dalam rahim ibu untuk meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Tanpa bayi tabung, tingkat kelahiran anak kembar berada di angka 4 setiap 1000 kelahiran dengan anak kembar non identik dan anak kembar identik perempuan lebih umum daripada kembar identik laki-laki. 

Faktor penyebab anak kembar tanpa bantuan medis

Berikut merupakan beberapa hal yang dapat meningkatkan peluang untuk hamil anak kembar:

  • Memiliki keturunan anak kembar

Kemungkinan Anda untuk memiliki anak kembar akan meningkat apabila Anda memiliki keturunan anak kembar dalam keluarga Anda, seperti contohnya ibu dan nenek Anda. Berdasarkan penelitian, apabila Anda memiliki keturunan anak kembar dalam keluarga, kemungkinan Anda untuk memiliki anak kembar akan meningkat sebanyak 29%. Walaupun hal ini hanya berlaku apabila keturunan kembar ini ada di keluarga Anda, namun baru-baru ini, terdapat penelitian yang mengungkapkan apabila pasangan Anda memiliki keturunan anak kembar di dalam keluarga, ia akan memiliki protein IGF-1 yang dapat mempercepat, memperkuat, dan memperbanyak sperma. Studi lain juga mengungkapkan bahwa apabila pasangan Anda memiliki sperma yang kuat, Anda akan memiliki peluang lebih besar untuk memiliki anak kembar, terlepas dari riwayat keluarga.

  • Pernah melahirkan sebelumnya

Kemungkinan Anda untuk memiliki anak kembar akan meningkat apabila Anda pernah memiliki anak sebelumnya. Semakin banyak anak yang telah Anda lahirkan sebelumnya, kemungkinan Anda untuk memiliki anak kembar akan meningkat pula.

  • Faktor U

Studi menunjukkan bahwa ibu yang hamil diatas umur 35 tahun memiliki peluang lebih besar untuk memiliki anak kembar. Hal ini terjadi karena setalah umur 35 tahun, indung telur Anda akan lebih sering mengeluarkan lebih dari satu sel telur setiap bulannya. Seiring dengan mendekatnya masa menopause, tubuh Anda akan meningkatkan produksi hormon FSH (Follicle-Stimulating Hormone) yang membuat indung telur Anda mengeluarkan sel-sel telur terakhir. Hal ini dapat menyebabkan Anda mengeluarkan lebih dari satu sel telur setiap bulannya.

  • BMI tinggi

Apabila Anda memiliki BMI (Body Mass Index) yang lebih tinggi dari 30 sebelum kehamilan, kesempatan Anda untuk memiliki anak kembar akan lebih tinggi pula. Namun para tenaga medis tidak merekomendasikan Anda untuk menaikkan berat badan untuk memiliki anak kembar.

  • Tinggi

Studi menunjukkan bahwa apabila Anda lebih tinggi dari 164 cm, peluang Anda untuk memiliki anak kembar lebih tingg 1,5-2 kali lipat dari para ibu yang memiliki tinggi badan dibawah 155 cm. Penyebab hal ini belum diketahui, namun para peneliti berhipotesis bahwa ibu yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat IGF (Insulin-like Growth Factor yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan sensitivitas indung telur Anda terhadap hormon FSH.

  • Etnisitas

Studi mengungkapkan bahwa peluang Anda untuk memiliki anak kembar akan meningkat apabila Anda memiliki keturunan Africa.