Posisi Melahirkan
Â
Ada banyak alasan ilmiah mengapa tetap tegak selama persalinan atau melahirkan adalah ide yang baik dan membuahkan banyak manfaat
Pertama, ketika seorang ibu bersalin dalam posisi tidur terlentang, uterus yang berat akan menekan pembuluh darah utama yang memasok oksigen ke bayi. Hal ini dapat menyebabkan ‘gawat janin’ dan intervensi seperti persalinan dengan vakum, forceps atau caesar.
Â
Kedua, ketika seorang ibu bersalin dalam posisi tidur terlentang ketika melahirkan, sakrum dan koksigis dikompresi terhadap permukaan yang keras yaitu tempat tidur, sehingga lebih sulit bagi sendinya untuk lebih fleksibel dan untuk kepala janin turun ke jalan lahir. Bahkan, ketika seorang ibu bersalin berada dalam psosisi tegak selama proses persalinan maka, ukuran jalan lahir dapat ditingkatkan sampai 30%. Ini bisa berarti kemungkinan adanya gawat janin akan semakin kecil.
Puisi ini sangat indah..entah kapan saya menemukan puisi ini, entah siapa yang membuatnya. tapi yang jelas…saya mengucapkan banyak terimakasih kepada di pencipta puisi ini,tiap kali saya bacakan di pelatihan-pelatihan dan kelas ibu hamil. selalu saja semuanya meneteskan air mata. dan akhirnya menyadari betapa mereka adalah malaikat bagi sang buah hati.
Pada dasarnya manusia mempunyai kemampuan alamiah yang luarbiasa untuk melahirkan seorang anak di bumi ini, dan pada jaman dahulu persalinan adalah sebuah urusan domestic yang sangat dihormati dan sangat sacral dan merupakan awal dari sebuah perjalanan spiritual bagi suatu keluarga. Namun dengan berkembangnya jaman, persalinan sudah diolah sedemikian rupa sehingga menjadi konsumsi public, penuh intervensi dan yang paling ironis adalah telah dilupakannya atau diabaikan dan kekuatan alami yang perempuan itu miliki(dan telah sejak awal waktu) untuk kenyamanan dokter dan staf medis.



