Pemeriksaan lebih lanjut harus dilakukan untuk mengetahui penyebab menurunnya gerakan bayi. Pemeriksaan ini termasuk USG untuk memeriksa aliran darah ke plasenta, kondisi bayi, dan seberapa baik bayi Anda merespon ke rangsangan.

Jika bayi Anda tidak bergerak, cobalah untuk duduk dan bersantai, meminum minuman dingan atau camilan dan angkat kaki Anda ke atas. Rasa dingin dan gula yang ada dalam makanan Anda dapat membuat si kecil merespon. Respon bayi dapat bermacam macam melalui cegukan, tendangan, debaran, atau sogokan kecil. 

  1. Apakah saya harus menghitung tendangan bayi setiap hari?

Menghitung gerakan bayi itu penting, namun kecuali jika Anda sedang mengalami kehamilan beresiko tinggi, Anda tidak perlu terlalu terobsesi untuk menghitung gerakan si kecil. Terkadang saat Anda terlalu sibuk, Anda tidak akan menyadari gerakan apapun.

Saat saat itula berarti Anda diminta untuk fokus ke si kecil. Jika provider Anda menyarankan Anda untuk melakukan pengamatan pada gerakan bayi, disarankan bahwa Anda melakukannya di waktu yang sama setiap hari, setelah makan atau ketika bayi Anda biasanya banyak bergerak. 

  1. Apakah gerakan si kecil akan berkurang setelah umur kehamilan 36 minggu?

Setelah umur kehamilan 36 minggu, bayi akan mempunyai lebih sedikit ruang untuk melakukan tendangan dan lain lain. Namun, mereka tetap akan menggunakan tangan mereka untuk mengeksplorasi tangan dan tubuh mereka, bermain dengan tali pusar, dan mencoba untuk stretching di ruangan yang sempit. Gerakan yang regular dan beritme biasanya mengindikasikan bahwa bayi Anda sedang cegukan (beberapa bayi cegukan di waktu yang sama setiap hari).

 

Sumber:

  • https://www.bellybelly.com.au/pregnancy/baby-kicking-9-facts-you-need-to-know/
  • https://www.momjunction.com/articles/facts-about-babys-kicks-during-pregnancy_00356759/#gref
  • https://sg.theasianparent.com/amazing-facts-babys-kicks-pregnancy
  • https://www.webmd.com/baby/fetal-movement-feeling-baby-kick#1