Apakah Jaundice Berbahaya bagi bayi?

Pada bayi yang lahir sehat dan tidak ada kelainan, jaundice bukan masalah yang serius. Tapi bagaimanapun juga bilirubin yang sangat tinggi jumlahnya dapat berbahaya. Ini dapat menyebabkan bayi mengalami kerusakan otak.

Periksa ke dokter anak anda untuk mengecek kadar bilirubun, jika perlu dokter akan memberikan obat. Ini biasanya untuk mencegah agar levelnya tidak terlalu tinggi.

Kesimpulan

panduan-audio-hypnofertility-ads

Hiperbilirubinemia dapat terjadi pada bayi cukup bulan sehat yang menyusui. Hiperbilirubinemia yang berhubungan dengan pemberian ASI dapat berupa breastfeeding jaundice (BFJ) dan breastmilk jaundice (BMJ). Penyebab BFJ adalah kekurangan asupan ASI, biasanya timbul pada hari ke-2 atau ke-3 pada waktu ASI belum banyak. Penyebab BMJ belum begitu jelas. The American Academy of Pediatrics (AAP) tidak menganjurkan penghentian ASI dan merekomendasikan pemberian ASI terus menerus (minimal 8-10 kali dalam 24 jam). Sedangkan Gartner dan Auerbach merekomendasikan dilakukan penghentian ASI sementara pada sebagian kasus BMJ dan tetap mendapat ASI selama dalam proses terapi BFJ.

Jika, misalnya, bayi menderita sakit kuning yang parah karena terjadi pemecahan sel darah merah yang sangat cepat, ini bukan alasan untuk menghentikan proses menyusui. Menyusui seharusnya tetap dilanjutkan dalam situasi tersebut.

Daftar Bacaan

Subcommitte on Hyperbilirubinemia. Clinical practice 1. guidelines: management of hyperbilirubinemia in the newborn or more weeks gestation. Pediatrics. 2004;114:297-316.

Porter ML, Dennis BL. Hyperbilirubinemia in the term newborn. Am Fam Physic. 2002; 65:599-606.

Lawrence RA, Lawrence RM. Hyperbilirubinemia and jaundice. Dalam: Breastfeeding: a guide for the medical profession. Edisi ke-6. St.Louis: Mosby; 2005. h.532-40.

Indrasanto E, Darmasetiawani N, Rohsiswatmo R, Kaban KR. Hiperbilirubinemia pada neonatus. Dalam: Paket Pelatihan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). Jakarta: JNPK-KR, IDAI, POGI,USAID; 2008. h.109-27.

Martin CR, Cloherty JP. Neonatal hyperbilirubinemia. Dalam: Cloherty JP, Eichenwald EC, Stark AR .Manual of Neonatal Care. Edisi ke-6. New York: McGraw Hill; 2008. h.181-212.