Manfaat tandem nursing

Berikut ini adalah beberapa manfaat tandem nursing:

  1. Meningkatkan produksi ASI

Konsepnya cukup mudah, lebih banyak ASI yang dikeluarkan, lebih banyak pula ASI yang diproduksi. Oleh karena itu, tandem nursing dapat meningkatkan produksi ASI Anda hingga dua kali lipat untuk mengakomodasi kebutuhan dua anak.

panduan-audio-hypnofertility-ads
  1. Mengurangi pembengkakan dan ASI tersumbat

Si kakak dapat membantu untuk mengurangi pembengkaan dan penyumbatan ASI, sehingga mencegah mastitis dan membuat si adik dapat menyusu lebih mudah.

  1. Mempercepat bonding si kakak dengan si adik

Menyusui si kakak selama kehamilan dan setelah si adik datang dapat membantu menyediakan transisi yang lebih lembut secara psikologis bagi si kakak. Terkadang, kedatangan anggota baru dalam keluarga dapat menjadi pengalaman yang cukup sulit bagi si kakak. Dalam kasus ini, tandem nursing dapat membantu meringankan masa transisi tersebut serta mempercepat bonding antara si kakak dengan si adik dengan memberi mereka suatu aktivitas yang dapat mereka lakukan bersama. Dengan cara ini, di hari hari pertama dimana si adik memerlukan banyak perhatian dan terus menerus meminta untuk disusui, si kakak dapat ikut ke dalam proses tersebut dan tidak merasa tersingkirkan, bahkan si kakak juga dapat membantu untuk menenangkan adiknya ketika adiknya rewel. Selain mempercepat bonding, hal seperti ini juga dapat mencegah kecemburuan antara si kakak dan si adik. 

  1. Si kakak turut mendapat manfaat dari ASI

Dengan melakukan tandem nursing, si kakak dapat terus mendapat manfaat ASI hingga si kakak berumur 2 tahun, dan tentunya juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh si kakak. 

Tips untuk tandem nursing

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan bila Anda memutuskan untuk melakukan tandem nursing:

  1. Meminumi banyak cairan dan mengkonsumsi cukup kalori

Tetap menyusui selama kehamilan dan melakukan tandem nursing setelahnya bukanlah sesuatu yang mudah. Baik kehamilan maupun menyusui membutuhkan tambahan kalori, nutrisi, dan cairan. Pada umumnya, menyusui membutuhkan kalori tambahan sebanyak 500 kalori setiap harinya, dan kehamilan membutuhkan 300 kalori tambahan setiap harinya. Untuk melakukan keduanya, Anda memerlukan prenatal vitamin, dan mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi dan gizi seimbang. Selain itu, Anda juga memerlukan sekurangnya 2,5 liter air setiap hari untuk memenuhi kebutuhan Anda selama kehamilan dan menyusui.

  1. Biarkan si adik menyuu terlebih dahulu

Di minggu-minggu pertama, tubuh Anda akan memproduksi kolostrum, cairan yang mengandung antibodi dan sangatlah penting bagi si adik yang baru lahir. Pada saat-saat ini, selalu biarkan si adik menyusu terlebih dahulu, lalu tawari si kakak untuk menyusu di payudara yang sama setelah si adik selesai menyusu. Setelah ASI Anda matang, kira kira seminggu setelahnya, Anda terkadang juga dapat membiarkan si kakak menyusu terlebih dahulu untuk mengurangi pembengkaan atau bahkan membiarkan si kakak dan si adik menyusu secara bersamaan. 

  1. Siapkan diri Anda untuk meningkatnya intensitas menyusu si kakak

Walaupun pada awalnya si kakak hanya menyusu sekali atau dua kali sehari selama kehamilan, Anda mungkin akan merasakan bahwa setelah si adik datang, si kakak mungkin akan ingin menyusu setiap si adik menyusu. Pada awalnya, mungkin Anda akan merasa kewalahan, terutama karena Anda juga sedang menyesuiakan diri dengan adanya si adik yang baru lahir, tidur yang kurang, perubahan hormonal, dan pemulihan postpartum. Namun jangan khawatir, perilaku si kakak ini hanya terjadi pada fase transisi dan nantinya akan kembali seperti semula. 

  1. Berempatilah

Adanya tambahan anggota keluarga di rumah dapat menjadi pengalaman emosional bagi semua orang, bahkan bagi si kakak. Ketika melakukan tandem nursing, si kakak tiba-tiba harus belajar untuk menunggu sampai si adik selesai menyusu dan berbagi sesuatu yang tadinya hanya miliknya. Di saat ketika Anda mulai merasa kewalahan, cobalah untuk berempati dengan si kakak dan diri Anda sendiri.

  1. Perhatikan diri Anda

Tandem nursing dapat menjadi suatu hal yang cukup melelahkan, baik secara fisik maupun emosional. Mungkin ada saat dimana Anda merasa sebal dan tidak ingin diganggu akibat perubahan hormon selama postpartum, dan tandem nursing bukanlah pengecualian. Jika Anda memutuskan untuk melakukan tandem nursing, Anda juga perlu memperhatikan kebutuhan Anda. Hal ini berarti memprioritaskan kebutuhan tidur dasar, nutrisi, dan hidrasi Anda. Ingatlah bahwa bagi anak Anda, kesehatan Anda lebih penting daripada ASI Anda.