Belajar tentang berbagai cara untuk MEMUTAR BAYI SUNGSANG adalah satu hal yang sangat menarik bagi saya.

Mengingat banyak sekali ibu ibu yang kirim Dm di Instagram @bidankita yang galau karena posisi janinnya belum mapan.

Satu hal yang sebelumnya harus di perhatikan dan bener bener di pahami adalah :

  1. Hamil itu tidak selalu melulu tentang tubuh fisik Anda, namun juga tentang RASA dan ENERGI
  2. Janinmu akan memposisikan diri sesuai dengan “wadah dan ruangan” yang tersedia

Dua poin diatas adalah point penting yang sebaiknya di pahami dengan baik oleh para ibu.

Apa maksud dari poin pertama?

Hamil itu tidak selalu melulu tentang tubuh fisik Anda, namun juga tentang RASA dan ENERGI

Seperti kita ketahui bahwa manusia itu pada dasarnya bukan hanya tubuh fisik, namun juga tubuh energi.

Jika Anda mau belajar sedikit tentang lapisan energi manusia, pasti Anda akan lebih memahami apa yang saya maksud.

Oke deh mungkin saya singgung sedikit tentang energid an aura ini deh.

Aura manusia digambarkan sebagai gelembung cahaya kabur yang mengelilingi manusia dari kepala hingga kaki. Aura memiliki beberapa lapisan yang berinteraksi dan menyampaikan informasi antara tubuh melalui tujuh pusat energi chakra, dan lingkungan eksternal langsung.

Setiap lapisan aura berhubungan dengan kondisi fisik, mental, emosi dan spiritual seorang individu. Getaran energi dari pikiran, perasaan, keadaan kesehatan, kesadaran, dan pengalaman seseorang disimpan dalam lapisan aura yang berbeda.

Ada tujuh lapisan aura. Lapisan terluar medan energi aura tergantung pada kesehatan dan kesejahteraan individu secara keseluruhan.

 

Nah lapisan aura adalah:

  1. LAPISAN ETHERIC ATAU TUBUH ETIKA

Lapisan eterik adalah lapisan pertama aura dan membentang ½ inci hingga 2 inci dari permukaan kulit,. Medan energi ini terhubung terutama dengan chakra pertama, organ, kelenjar, dan meridian kita, dan berhubungan dengan kondisi dan kesehatan tubuh fisik.

  1. THE EMOTIONAL LAYER, ATAU TUBUH EMOSIONAL

Lapisan aura kedua disebut Lapisan Emosional dan memanjang dua hingga empat inci dari tubuh fisik yang mengelilinginya dalam bentuk oval. Lapisan ini terutama terhubung ke chakra kedua, perasaan, emosi dan pengalaman. Itu terus-menerus dalam keadaan perubahan, mencerminkan suasana hati kita saat ini. Lapisan ini juga menyimpan emosi yang tidak tenang seperti ketakutan, dendam, dan kesepian.

Energi yang ada di lapisan aura kedua akan berkomunikasi dengan lapisan pertama, dan kemudian memproses informasi ini ke dalam tubuh fisik. Ketegangan fisik, kram otot, dan sakit perut bisa disebabkan oleh lapisan eterik (pertama) yang dibombardir oleh rasa sakit emosional yang berada di lapisan aura kedua.

  1. THE MENTAL LAYER, LAPISAN MENTAL ATAU TUBUH MENTAL

Lapisan aura ketiga adalah Lapisan Mental. Perpanjangannya adalah empat hingga delapan inci dari tubuh fisik. Lapisan ini terhubung dengan chakra ketiga, kesadaran kita, gagasan, proses logis, sistem kepercayaan, dan kecerdasan. Dalam lapisan ini, pikiran dan gagasan dirasionalisasi dan divalidasi. Masalah kesehatan mental dan mental muncul dalam lapisan aura ini.

  1. THE ASTRAL BRIDGE LAYER, LAPISAN BRIDGE ASTRAL, BADAN ASTRAL, ATAU LAPISAN BRIDGE

Lapisan keempat aura disebut pendek sebagai Lapisan Astral atau Lapisan Jembatan. Jaraknya delapan sampai dua belas inci dari tubuh fisik dan terhubung ke chakra keempat, rasa cinta, kesejahteraan, ekspansi, dan keseimbangan hidup kita.

 

Di mana tiga lapisan pertama aura mencerminkan sifat fisik dan kehadiran kita, lapisan keempat adalah jendela menuju sifat spiritual kita, memisahkan tiga lapisan pertama dari tiga lapisan aura luar.

  1. THE ETHERIC layer

Lapisan aura kelima adalah Lapisan Template Etheric. Ini adalah satu atau dua kaki jauhnya dari tubuh fisik. Ini terhubung dengan chakra kelima, suara, getaran, komunikasi dan kreativitas. Terutama lapisan aura ini berfungsi sebagai salinan karbon dari tubuh fisik pada bidang spiritual.

  1. THE CELESTIAL LAYER

Lapisan aura keenam disebut Lapisan Celestial. Itu memanjang dua hingga tiga kaki jauhnya dari tubuh dan mencerminkan pikiran bawah sadar kita. Di sinilah pikiran fisik terhubung dengan pikiran spiritual melalui meditasi dan praktik bhakti.

Ini terhubung dengan chakra keenam, ingatan, mimpi, kesadaran spiritual, pengetahuan intuitif, kepercayaan, kejujuran, dan cinta tanpa syarat. Lapisan Surgawi memegang pengalaman kami memiliki koneksi ke sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

  1. THE KETHERIC TEMPLATE LAYER, LAPIS TEMPLATE KETHERIK ATAU LAPIS PENYEBAB

Lapisan aura ketujuh dikenal sebagai Ketheric Template Layer atau Causal Layer. Ini terhubung ke chakra ketujuh, semua pengetahuan dan semua kemungkinan. Lapisan ini melindungi dan menyatukan semua lapisan aura lainnya, dan berisi cetak biru dari jalan spiritual kita, yang mencerminkan semua pengalaman dan peristiwa jiwa melalui waktu.

 

Lapisan Ketheric adalah tautan ke “Tuhan”, “Pencipta”, “Sumber”, atau “Semua yang Ada” dalam setiap individu, dan memanjang tiga hingga lima kaki jauhnya dari tubuh fisik, tergantung pada kondisi spiritual kita.

Lalu apa hubungannya antara kesehatan aura, chakra dengan kondisi janin sungsang?

Mungkin saat membaca ini, Anda akan mengernyitkan dahi. Namun yang saya temui di lapangan adalah sebagian besar ibu ibu yang janinnya sungsang, pasti ada banyak kekhawatiran dan ketrakutan serta ada masalah terutama dengan relationship dengan orang terdekat, atau kalua tidak, seringkali ada masalah dengan hal hal yang berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia.

Dan ketika energi (chakra dan auranya) di sehatkan, maka dengan sendirinya janin akan memutar dengan sangat mudah.

Bagaimana cara menyehatkan dan menyeimbangkannya? Salah satunya dengan relaksasi, meditasi dan hypnobirthing.

Kemudian bagaimana dengan penjelasan pada point kle dua;

Janinmu akan memposisikan diri sesuai dengan “wadah dan ruangan” yang tersedia

Secara logika, pasti ini sudah bisa di mengerti dengan sangat mudah. Karena janin berada di dalam Rahim ibunya. Dan memposisikan diri sesuai dengan bentuk Rahim dan ruangan yang tersedia pada Rahim sang ibu.

Nah bentuk Rahim sangat erat hubungannya dengan otot dan juga ligament pada Rahim, rongga abdomen, panggul juga PSOAS.

Ketika terdapat banyak ketegangan di dalam rongga perut tentu kondisi ini akan menyulitkan janin untuk mengoptimalkan posisinya.

Itulah mengapa ada istilah “OPTIMALISASI TUBUH IBU/ Maternal Optimize” terlebih dahulu sebelum kita berusaha mengoptimalisasi tubuh janin.

Artinya, “wadahnya” terlebih dahulu yang di “benerin dan di optimalisasi” barulah janin yang ada didalamnya bisa lebih mudah mengoptimalisasikan posisinya.

Selama ini kita selalu di ajarin untuk nungging dengan gaya Knee chest ketika menemui kasus sungsang pada ibu hamil.

Dan seringkali metode ini kurang sukses. Kenapa? Karena banyak ibu yang asal nungging saja, tapa berusaha untuk memberikan ruangan dan me nyeimbangkan otot dan ligament rahimnya terlebih dahulu.

Nah lalu, apa dan bagaimana sebaiknya yang dilakukan supaya posisi janin yang sungsang berubah menjadi posisi kepala?

Beberapa prinsip yang sebaiknya di lakukan adalah:

  1. Creating Space

Artinya, Anda harus menyiapkan tubuh dan memberi serta menyediakan ruangan yang lebih banyak di area perut dan panggul.

Paling tidak lakukan beberapa gerakan prenatal gentle yoga yang dimana gerakan yang di lakukan adalah gerakan yang memanjangkan tulang belakang dan trunk (tubuh)

Dengan melakukan berebagai gerakan ini di harapkan, ruangan di perut dan panggul menjadi lebih banyak. Dan ini membuat janin mempunyai ruangan yang lebih leluasa untuk memutar tubuhnya

 

  1. Balancing

Ligamen ligament Rahim dan otot Rahim serta panggul juga harus di seimbangkan. Terutama broad dan round ligament. Karena kerika ligamennya tidak seimbang maka bentuk rahimpun tidak seimbang. Dan otomatis ruangan di Rahim sempit.

Ada beberapa pose prenatal gentle yoga yang bisa digunakan untuk membantu menyeimbangkan ligament pada rahim

 

  1. Release PSOAS Muscle

Ini erat kaitannya dengan menyeimbangkan Rahim dan juga mengurangi kecemasan. Silahkan membaca tentang PSOAS muscle lebih lanjut di sini

 

  1. Inversion

Inversion atau membalikkan tubuh sehingga posisi kepala lebih rendah dari posisi panggul, sebenarnya ini merupakan cara dimana si janin “Atret” (kayak mobil, yang hendak parkir) supaya dia lebih mudah memposisikan diri ke dalam posisi yang terbaik

 

Nah pada artikel ini, saya akan membahas tehnik Inversion yang terbukti sangat Ampuh dan lebih Ampuh daripada Knee Chest.

Namanya adalah FORWARD LEANING INVERSION

Fungsi gerakan ini adalah menciptakan ruang di rahim bagian bawah. Bayi akan menggunakan ruang itu, dengan tarikan gravitasi alami, untuk meringkuk ke posisi yang lebih ideal untuk kelahiran. Teknik ini pertamakali di lakukan oleh  Dr. Carol Phillips, DC. Dan kemudian di kembangkan oleh Gail Tully dalam program spinning babies nya.

 

Nah, sebelum melakukan tehnik ini, Pastikan untuk membaca petunjuk dan peringatan nya ya.

 

Pose Forward leaning Inversion (FLI) ini  berpotensi memberikan ruang bagi posisi janin yang baik dengan melepaskan ikatan ligamen ke uterus bagian bawah dan leher Rahim. Pose ini juga mampu membantu Leher rahim yang semula kuterlalu ketat atau kencang, menjadi lebih rileks

Pose FLI ini juga membantu mengurangi nyeri pada bagian punggung, nyeri pinggul, atau nyeri tulang ekor yang sering di alami oleh ibu hamil trimester dua dan tiga.

 

Siapa yang bisa melakukan pose FLI ini?

Semua orang hamil yang tidak ada kontra indikasi bisa melakukan posisi ini Termasuk ibu hamil yang posisi janinnya sudah presentasi kepala.

Namun, Jangan lakukan ini jika ada kontraindikasi medis seperti tekanan darah tinggi atau glucoma, vertigo, anemi berat, sinusitis, juga poly hydramnion.

 

Saat melakukan pose ini yangan terburu buru, Anda harus memastikan semuanya aman dan Anda terlindung sehingga terhindar dari resiko terjatuh atau tersungkur (jungkir jempalik)

Pose ini bisa Anda lakukan selama 30 detik atau 3 -4 siklus nafas Panjang.

Lakukan sekali sehari

Namun apabila posisi janin Anda sungsang atau lintang dan umur kehamilan Anda lebih dari 30 minggu, maka Anda bisa melakukan pose ini 3 kali sehari

Tentunya sebelumnya sebaiknya Anda melakukan beberapa pose prenatal gentle yoga untuk mempersiapkan tubyuh dan nafas dengan optimal terlebih dahulu sebelum melakukan FLI

Langkah:

  1. Berlututlah di tepi sofa (atau bagian atas pinggir tangga). Duduklah terlebih dahulu di lutut untuk melihat bagaimana rasanya di tubuh Anda.
  2. Pegang ujung sofa, tempat tidur, atau permukaan lain tempat Anda berlutut.
  3. Turunkan diri Anda dengan hati-hati ke tangan Anda di lantai (usahakan lantai di beri alas supaya tidak terlalu dingin dank eras atau nyelip) dan kemudian turunkan diri Anda dan bersandar pada siku Anda. (pastikan siku /lengan tidak terlalu terbuka lebar namun dibuka selebar bahu) Gunakan bangku atau tangga, jika Anda mau, untuk membantu Anda menurunkan tangan.
  4. Biarkan kepala Anda menggantung bebas. Pandangan melihat ke belakang. JANGAN letakkan kepala Anda di lantai apalagi untuk tumpuan. Leher Anda harus bisa bebas bergerak. Luruskan bahu Anda untuk memberi ruang bagi kepala Anda.
  5. Lutut Anda dekat dengan tepi/ ujung sofa atau tangga, pastikan aman dan tersangga dengan baik sehingga Anda dapat memiringkan atau mengayunkan pinggul Anda jika Anda suka.
  6. Ambil 3-4 nafas. Ijinkan perut Anda mengendur dan rileks, pastikan leher dan tulang belakang tetap Panjang, arahkan tulang ekor ke langit langit. Badan bertumpu pada siku lengan Anda.
  7. Ketika sudah 3-4 siklus nafas, perlahan lahan Kembalilah ke atas dengan menggunakan tangan Anda sebagai tumpuan, lalu angkat diri Anda ke posisi berlutut lagi. Ambil napas dua kali di sini. Kemudian duduk bersimpuh.
  8. Ayunkan kaki Anda keluar dari bawah bersama-sama. Kaki bersama, bergerak seperti putri duyung untuk mencegah tarikan simfisis pubis (tulang kemaluan) Anda. Anda akan melindungi stabilitas panggul Anda dengan cara ini.

Catatan: Ketika kita pertama kali melakukan FLI dan tubuh kita “terbalik” seringkali tubuh kita memberi sinyal yaitu kepala yang berdenyut. Namun jangan khawatir katrena bisanya setelah 3-6 kali tubuh Anda akan beradaptasi dan kepala Anda tidak akan berdenyut.

 

Apakah FLI bisa dilakukan pada saat proses persalinan?

Jawabannya adalah BISA. Walaupun posisi kepala janin saat itru adalam presentasi kepala.

Terutama pada kasus persalinan yang  kontyraksu rahimnya sangat kuar namun belum ada kemajuan dalam pelebaran /pembukaan serviks. Silakan pertimbangkan melakukan FLI ini.

FLI sangat baik jika bayi menunggu untuk turun atau berputar di -2 Station, atau tetap di 0 Station namun dengan kontraksi yang kuat.

Dan ternyata FLI ini sangat bantu untuk menipiskan serfiks dan membantu melebarkan jalan lahir.

 

Apabila Anda merasa takut atau khawatir untuk jatuh pada saat melakukan FLI, Anda bisa minta banruan bidan/doula atau suami Anda untuk menjagai Anda saat Anda melipat tubuh kedepan.

Gunakan permukaan yang stabil di mana Anda bisa bersandar ke depan dengan hati-hati untuk meletakkan lengan Anda di bawah lutut. Pegang permukaan ini SEBELUM menggerakkan tangan Anda ke lantai! Janan sampai terpeleset.

Pastikan untuk naik turun dengan lembut, tanpa terjatuh, berdebar, jatuh -atau terjungkal!

Biarkan kepala Anda menggantung bebas, dagu terselip, lehernya panjang.

 

Peringatan, Kontraindikasi, Bimbingan – HARAP BACA!

  • Saat Anda melakukan FLI ini terkadang ada beberapa yang merasakan Nyeri pada round ligamentum. Rasa Nyeri pada round ligament ini tidak khas, atau mengancam kesehatan.
  • Tidak masalah untuk mengulangi inversi dengan hati-hati (selama 30 detik.
  • Rasa sakit yang bertahan lebih dari beberapa menit atau parah perlu perhatian. Laporkan nyeri perut ke provider Anda, termasuk nyeri bahu.
  • Jangan menjatuhkan atau melipat tubuh Anda kedepan dengan terlalu cepat! Jadi Anda harus melakukan dengan pelan dan lembut. Untuk menghindari efek samping pada placenta. Ibu hamil dengan riwayat masalah IUGR dan tekanan darah tinggi pada kehamilan sebelumnya harus sangat berhati-hati, kenakan sabuk kehamilan dan lakukan dengan lambat!
  • Jika bahu Anda lemah atau terlalu ketat untuk mendukung Anda dalam inversi, Anda akan merasa stres. Lakukan pemanasan terlebih dahulu. Jangan mulai dengan inversi yang curam. Mulai dengan mudah.
  • Jangan melakukan FLI Tepat setelah makan supaya Anda tidak mual.
  • Terkadang ketika Anda merasa panik dan terlalu takut jika terjungkal, Anda bisa minta bantuan pendamping untuk meletakkan kain rebozo pada paha Anda untuk membantu menahan berat ibu. Jika dilakukan selama kontraksi persalinan, doula atau pendamping bisa berada di depan ibu untuk tetap melakukan kontak mata atau menjaga bahu ibu supaya tidak drop, lalu lakukan FLI dan tahan hingga  3 kontraksi, kemudian istirahat.

 

FLI saat  dalam Persalinan

Anda dapat melakukan FLI terutama saat  persalinan terasa sangat sakit, pembukaan berlangsung lambat, bahkan Anda mengejan sebelum pembukaan pengkap. Khususnya untuk leher rahim yang sangat kaku dan kencang atau bengkak, asynclitism, (namun sebelum melakukan FLI sebaiknya Anda melakukan SLR/side lying release terlebih dahulu), atau meskipun posisi yang baik, bayi tidak akan turun (tambahkan pelepasan psoas). Lihat kiat lainnya untuk kemajuan tenaga kerja di Mulai> Tenaga Kerja.

 

Berikut ini “Resep” untuk sungsang

  • Lakukan pemanasan dengan melakukan prenatal gentle yoga paling tidak selama 15-30 menit (ikuti sequence ini)

  • lakukan FLI selama 30 hingga 45 detik dan kemudian lakukan Breech tilt selama 5-20 menit. Atau, ikuti dengan posisi Open Knee-Chest. Saya menyarankan 7x dalam satu periode 24 jam untuk bayi yang sungsang setelah 32 minggu atau lebih
  • Jangan lakukan Breech Tilt atau Open-Knee Chest pada bayi dengan kepala yang sudah turun panggul.

 

Untuk cara alami lainnya demi mengubah letak sungsang menjadi presentasi kepala bisa Anda baca dan lihat disini:

16 Cara Mengubah Bayi Sungsang Menjadi Letak Kepala

Berbagai Pilihan Tuk Ubah Posisi Sungsang menjadi Letak Kepala

Kehamilan dan Kelahiran Sungsang

Moxibution & Hypnobirthing untuk Kehamilan Sungsang

 

 

Semoga bermanfaat.

 

#catatan:

Ingat bahwa ini adalah gerakan yang sedikit rumit, jadi Anda harus benar benar perhatian dengan tubuh Anda. Laporkan komplikasi rasa sakit atau perdarahan segera dan jelaskan situasinya secara tepat, tanggal, usia kehamilan, masalah kesehatan, cara melakukan inversi, apakah itu pertama kali atau telah dilakukan, dan waktu komplikasi.

Artikel ini hanyalah saran sehingga saya tidak bertanggung jawab apabila ada hal hal yang tidak diinginkan terjadi, silahkan konsultasi ke provider Anda